BLITAR, SRTV.CO.ID – Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Imigrasi Blitar kembali menghadirkan inovasi layanan Pasporia (Paspor Ceria) di kawasan Car Free Day (CFD) Tulungagung, Minggu (9/8/2026).
Program jemput bola ini dihadirkan untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus dokumen perjalanan pada hari kerja.
Cukup memanfaatkan waktu berolahraga di akhir pekan, masyarakat kini bisa mengurus paspor dengan jauh lebih mudah dan praktis.
Kepala Kantor Imigrasi Blitar, Aditya Nursanto, menyampaikan bahwa inovasi ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi.
"Melalui Pasporia, kami ingin mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat. Tidak semua orang memiliki kesempatan datang ke kantor pada hari kerja, sehingga kami menghadirkan layanan ini di akhir pekan dan di ruang publik agar lebih mudah dijangkau," ujar Aditya.
Layanan Pasporia di area CFD ini berlangsung singkat namun efektif, mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Sebanyak 15 pemohon tercatat telah mendaftarkan diri secara online, di mana delapan pemohon di antaranya hadir langsung untuk menjalani seluruh proses permohonan paspor di lokasi acara.
Terkait pemilihan lokasi di kawasan bebas kendaraan bermotor tersebut, Aditya Nursanto menjelaskan alasan strategis di baliknya.
"Kawasan Car Free Day bukan hanya pusat aktivitas warga di akhir pekan, tetapi juga ruang yang sangat efektif untuk memperkenalkan berbagai layanan keimigrasian secara langsung. Selain melayani paspor, petugas kami di lapangan juga memberikan edukasi dan konsultasi gratis mengenai persyaratan paspor baru, penggantian, hingga prosedur keimigrasian lainnya," tambahnya.
Aditya Nursanto menegaskan komitmen lembaganya dalam mentransformasi standar pelayanan keimigrasian agar semakin berorientasi pada kenyamanan masyarakat.
"Kehadiran Pasporia merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kedekatan dengan masyarakat. Pelayanan publik hari ini tidak hanya dituntut cepat dan profesional, tetapi juga harus benar-benar hadir menjangkau masyarakat secara langsung," pungkas Aditya.
Editor : SRTVRedaksi