Mobil Carry Meledak Saat Dipanasi, Rumah dan Isinya di Srengat Blitar Ludes Terbakar

Kobaran api menghanguskan rumah serta kendaraan milik warga di Kelurahan Srengat, Kabupaten Blitar. (Ist/Aziz/SRTV)
Kobaran api menghanguskan rumah serta kendaraan milik warga di Kelurahan Srengat, Kabupaten Blitar. (Ist/Aziz/SRTV)

BLITAR, SRTV.CO.ID – Nasib naas menimpa Imam Badri (61), warga Jalan Kamboja, Kelurahan Srengat, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Berawal dari niat rutin memanaskan mesin mobil di garasi, rumah beserta seluruh isinya justru ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (08/08/2026).

"Informasinya dipicu korsleting listrik yang ada pada mobil” kata Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, Minggu (09/08/2026).

Kejadian bermula saat korban menghidupkan mesin mobil Suzuki Carry miliknya. Tak berselang lama, korban mencium bau kabel terbakar dan terkejut melihat percikan api mendadak keluar dari dalam mobil.

Panik melihat kobaran api, korban sempat berusaha memadamkannya menggunakan kain sarung yang sedang dikenakannya. Namun, bukannya padam, api justru kian membesar.

“Mengetahui hal tersebut korban berupaya memadamkan api tersebut dengan sarung yang dikenakannya waktu itu, namun api ternyata malah semakin membesar,” ujar AKP Samsul Anwar membeberkan kronologi.

Melihat kobaran api yang tak terkendali, korban langsung berlari ke luar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Warga yang mendengar jeritan korban berhamburan mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sayangnya, si jago merah cepat merembet hingga menghanguskan seluruh ruang tamu dan bangunan rumah.

“Yang terbakar mobil Carry, motor Honda Supra Fit, dan Honda Beat,” tambah Kasi Humas Polres Blitar Kota.

Petugas Pemadam Kebakaran bersama kepolisian dari Polsek Srengat yang tiba di lokasi langsung mengerahkan dua unit armada damkar.

Api akhirnya berhasil dijinakkan total setelah penanganan intensif selama kurang lebih 45 menit.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiel yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Editor : SRTVRedaksi