NGANJUK, SRTV.CO.ID – Komitmen TNI dalam membantu kesulitan masyarakat di wilayah terisolir terus dibuktikan di lapangan. Melalui Kodim 0810/Nganjuk, program pembuatan sumur gali kini mulai menyasar Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk.
Langkah nyata ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi pemenuhan kebutuhan air bersih warga setempat.
Menurut Dandim 0810 Nganjuk Letkol Arh Mohamad Taufan Yudha Bhakti, kegiatan Karya Bhakti Kodim 0810 bersama PT Dua Naga dalam pembuatan sumur gali di Desa Tempuran pada Sabtu (11/7/2026), ditargetkan menyentuh total 20 titik strategis.
"Untuk tahap awal, sasaran pertama yang dikerjakan difokuskan pada 10 titik terlebih dahulu. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan sistem satu per satu, di mana titik baru akan digarap setelah titik sebelumnya rampung 100 persen," ujar Letkol Arh Mohamad Taufan Yudha Bhakti.
Berdasarkan data laporan di lapangan, pengerjaan titik pertama berada di kediaman Satidjan, Dusun Semanding, RT 007/RW 002, Desa Tempuran.
Saat ini, progres fisik di lokasi tersebut sudah menyentuh angka 30 persen dan ditargetkan membawa manfaat langsung bagi sedikitnya 3 Kepala Keluarga (KK).
Setelah titik ini selesai, tim gabungan akan langsung bergeser ke sembilan titik lainnya di wilayah RT 002/RW 001 dan Dusun Semanding.
"Pekerjaan fisik yang dilaksanakan meliputi penggalian sumur dengan spesifikasi kedalaman mencapai 4,5 meter dan diameter sebesar 100 centimeter. Setiap titik sumur gali dirancang untuk bisa menopang kebutuhan air bersih minimal bagi 3 KK di sekitarnya," lanjut Dandim Nganjuk.
Demi mempercepat proses pengerjaan, sinergi kuat ditunjukkan lewat pengerahan personel gabungan yang terdiri dari 2 anggota TNI AD, 1 perangkat desa, serta 4 warga masyarakat secara gotong royong.
Hingga berita ini diturunkan, proses penggalian di lapangan berjalan lancar tanpa ada hambatan yang berarti
Editor : SRTVRedaksi