Pria Asal Madiun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Gubuk Sawah Kertosono Nganjuk

Petugas melakukan visum luar pada jenazah korban dan ditemukan luka bekas jerat tali di bagian leher serta ciri khas kasus gantung diri (ist,SRTV)
Petugas melakukan visum luar pada jenazah korban dan ditemukan luka bekas jerat tali di bagian leher serta ciri khas kasus gantung diri (ist,SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID — Warga Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang tewas gantung diri di sebuah gubuk area persawahan setempat pada Sabtu pagi (30/5/2026). 

Korban diketahui berinisial AR (47), seorang laki-laki asal Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

"Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh Witanto sekitar lokasi, dimana saat itu saksi hendak beraktivitas di sawah. Saat melintas di dekat gubuk, saksi terkejut melihat sesosok tubuh sudah dalam posisi tergantung," ujar Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fadjar Kurniadhi.

Melihat kejadian tersebut, Witanto segera melaporkannya kepada Muhammad Ali Imron, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Mustofa. 

Informasi ini kemudian diteruskan ke pihak perangkat Desa Kutorejo dan Bhabinkamtibmas Desa Drenges, Wiranto Hardi, hingga akhirnya dilaporkan secara resmi ke Polsek Kertosono pada pukul 07.00 WIB. 

Pihak kepolisian bersama Tim Inafis dan tenaga medis pun segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Dari hasil pengecekan, keluarga korban menerima kematian korban, sehingga menolak untuk dilakukan Autopsi dan bersedia membuat surat pernyataan," jelas AKP Fadjar 

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis dan tenaga medis di lokasi, petugas memastikan bahwa kematian AR murni akibat bunuh diri. 

"Pada tubuh korban ditemukan luka bekas jerat tali di bagian leher serta ciri khas kasus gantung diri, tanpa adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan." Pungkas AKP Fadjar 

Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dipulangkan ke Madiun dan dimakamkan.

Editor : SRTVRedaksi