Persaingan Sengit Kursi Kepala DPMPTSP Nganjuk, Antara Nilai Tertinggi, Seni Memikat Investor, dan Komunikasi Politik

Gedung DPMPTSP Kabupaten Nganjuk, persaingan kursi kepala dinas memanas, nilai tinggi bersaing dengan kemampuan menarik investor dan kekuatan komunikasi politik. (SRTV)
Gedung DPMPTSP Kabupaten Nganjuk, persaingan kursi kepala dinas memanas, nilai tinggi bersaing dengan kemampuan menarik investor dan kekuatan komunikasi politik. (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID - Perebutan kursi panas untuk posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di lingkup Pemerintah Kabupaten Nganjuk akhirnya menemui titik terang. 

Panitia Seleksi secara resmi mengumumkan nama-nama peserta terbaik yang berhasil menembus posisi tiga besar untuk mengisi tiga jabatan kepala dinas dan direktur rumah sakit yang selama ini lowong. 

Keputusan krusial tersebut tertuang dalam surat pengumuman nomor 16/PANSEL/KAB-NGK/2026 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Pansel Selter JPTP Tahun 2026, Anom Surahno.

Salah satu sorotan utama tertuju pada sektor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Nugroho yang merupakan Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Nganjuk melejit di urutan pertama dengan nilai 85.14. 

Posisi berikutnya ditempati oleh Dwi Tristanti selaku Inspektur Pembantu I Inspektorat Nganjuk dengan nilai 82.11. 

Disusul oleh Sudarmono yang menjabat Inspektur Pembantu Bidang Investigasi & Pencegahan Tipikor Inspektorat Nganjuk dengan torehan nilai 79.53.

Meskipun nilai seleksi menempatkan Nugroho di posisi terdepan, tantangan nyata bagi kepala dinas terpilih kelak bukan sekadar urusan angka di atas kertas. 

DPMPTSP merupakan perangkat daerah yang krusial karena bertugas membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang penanaman modal serta penyelenggaraan pelayanan perizinan dan nonperizinan secara terpadu.

Mengingat beratnya tugas dan fungsi kantor ini, muncul pertanyaan besar mengenai kriteria utama yang paling dibutuhkan untuk memimpin DPMPTSP ke depan.

Apakah regulasi dan hasil akhir murni berbasis nilai tinggi yang akan menjadi penentu utama. Atau Kecakapan Komunikasi Investor, mengingat dinas ini wajib menjalankan fungsi promosi investasi dan menyusun kebijakan teknis.

Kemampuan komunikasi yang memikat sangat dibutuhkan untuk menarik minat investor agar mau menanamkan modal di Bumi Anjuk Kadang ini.

Atau justru malah kekuatan Komunikasi Politik, sebagai jembatan antara regulasi daerah, kepentingan kepala daerah, dan birokrasi, kemampuan komunikasi politik yang matang juga menjadi faktor penentu yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Kepada siapapun ketuk palu Kepala daerah diberikan yang jelas Kepala DPMPTSP terpilih nanti harus mampu mengelola sistem pelayanan satu pintu yang transparan, melakukan pengendalian dan pengawasan perizinan, sekaligus menjadi ujung tombak promosi daerah untuk mendatangkan investasi segar ke Kabupaten Nganjuk.

Editor : SRTVRedaksi