Stok LPG 3 Kg di Jember Dipastikan Aman hingga Usai Idul Adha 2026, Pasokan Ditambah 150 Persen

Stok LPG 3 kg di Jember (Angga Juli)
Stok LPG 3 kg di Jember (Angga Juli)

JEMBER,SRTV.CO.ID – Ketersediaan LPG subsidi 3 kg di Kabupaten Jember dipastikan dalam kondisi aman hingga setelah perayaan Idul Adha 2026. 

Tambahan pasokan bahkan telah disiapkan guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama momentum hari besar keagamaan tersebut.

Ketua DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Area Besuki, Ikbal Wilda Fardana, menyampaikan bahwa penyaluran LPG 3 kg untuk wilayah Jember mendapat tambahan alokasi cukup besar pada akhir Mei 2026.

“Alhamdulillah, untuk ketersediaan LPG 3 kg di Jember, khususnya pada pekan terakhir Mei 2026, kami memperoleh tambahan suplai hingga 150 persen dari kuota harian yang biasanya diterima,” kata Ikbal saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, penambahan distribusi tersebut dilakukan untuk menjaga kebutuhan energi rumah tangga tetap terpenuhi selama momen Idul Adha. Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, konsumsi LPG diperkirakan ikut mengalami kenaikan dibanding hari biasa.

Ia menjelaskan, jumlah stok yang semula berada di angka 78.300 tabung kini meningkat menjadi sekitar 117 ribu tabung. Tambahan tersebut dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama perayaan Idul Adha 2026.

“Jadi, dari sebelumnya 78.300 tabung kini menjadi sekitar 117 ribu tabung yang kami siapkan khusus menghadapi Idul Adha,” ujarnya.

Dengan adanya penambahan alokasi tersebut, masyarakat diminta tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan LPG subsidi di pasaran. Pihak Hiswana Migas memastikan distribusi akan terus dipantau agar kebutuhan warga tetap terpenuhi.

“Masyarakat tidak perlu cemas karena selama Idul Adha stok LPG 3 kg dipastikan aman,” tegas Ikbal.

Selain memastikan ketersediaan stok, Hiswana Migas Area Besuki juga menegaskan bahwa harga LPG subsidi 3 kg tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan selama periode hari raya.

Ikbal menyebutkan bahwa harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kg masih mengacu pada keputusan Gubernur Jawa Timur, yakni sebesar Rp18 ribu per tabung.

“Sesuai surat keputusan Gubernur Jawa Timur, HET LPG 3 kg masih tetap Rp18 ribu,” jelasnya.

Meski stok dipastikan aman, masyarakat tetap diimbau membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Langkah itu dinilai penting guna menghindari terjadinya panic buying yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tetap bijak saat membeli LPG dan tidak melakukan pembelian berlebih yang berpotensi memicu panic buying,” katanya.

Ikbal juga menekankan agar distribusi dan penjualan LPG subsidi di tingkat agen maupun pangkalan dilakukan sesuai aturan. Ia meminta pengecer menjual LPG dengan harga yang masih dalam batas kewajaran agar tidak memberatkan masyarakat.

“Penjualan LPG 3 kg harus sesuai HET di tingkat agen dan pangkalan. Untuk pengecer juga diharapkan tetap menjual dengan harga yang wajar,” paparnya.

Dalam upaya menjaga stabilitas distribusi LPG subsidi, Hiswana Migas Area Besuki mengaku terus melakukan pemantauan berkala di tingkat agen dan pangkalan selama periode hari raya berlangsung.

Di sisi lain, Ikbal menambahkan bahwa tambahan alokasi LPG 3 kg tersebut bersifat sementara dan hanya berlaku selama sepekan hingga Jumat, 29 Mei 2026. Setelah itu, distribusi akan kembali menggunakan kuota normal seperti biasanya.

“Tambahan kuota ini hanya berlaku selama satu pekan dan selanjutnya distribusi akan kembali normal. Kami juga berterima kasih kepada Pertamina Korwil Jatimbalinus atas dukungan penambahan alokasi LPG 3 kg,” pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi