Tancap Gas Periode Ketiga, Duet Khoirul Anam dan Ismail Siap Makmurkan NU Sadang

Duet Ustadz Khoirul Anam (Rais Syuriyah) dan Ustadz Ismail (Ketua Tanfidziyah) kembali terpilih untuk periode ketiga (Istimewa/SRTV)
Duet Ustadz Khoirul Anam (Rais Syuriyah) dan Ustadz Ismail (Ketua Tanfidziyah) kembali terpilih untuk periode ketiga (Istimewa/SRTV)

SIDOARJO, SRTV.CO.ID – Kepercayaan besar kembali diletakkan di pundak duet kepemimpinan Ustadz Khoirul Anam dan Ustadz Ismail. Dalam gelaran Musyawarah Ranting (Musran) NU Sadang masa khidmat 2026-2031 yang berlangsung khidmat di Masjid Nurul Huda, Dusun Balongbiru, Sabtu (11/7/2026) malam,

Keduanya kembali terpilih untuk memimpin warga Nahdliyin Desa Sadang. Ustadz Khoirul Anam resmi mengemban amanah sebagai Rais Syuriyah untuk ketiga kalinya berturut-turut, sementara Ustadz Ismail kembali terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah secara aklamasi melalui musyawarah mufakat.

"Bismillah, setelah terpilihnya kami untuk periode yang ketiga ini, kami akan terus melanjutkan program-program yang sudah ada dan juga akan menambah program yang benar-benar bisa berdampak langsung kepada masyarakat," ujar Ketua Tanfidziah Ranting NU Sadang terpilih, Ustadz Ismail, mengungkapkan rasa syukur sekaligus kesiapannya.

Komitmen untuk langsung "tancap gas" ini diwujudkan melalui evaluasi mendalam terhadap kepengurusan periode sebelumnya. Sektor filantropi dan pengelolaan tempat ibadah kini menjadi bidikan utama.

Pengurus menyadari bahwa kinerja Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) di tingkat ranting belum berjalan secara maksimal, sehingga diperlukan terobosan baru.

"Nanti ada terobosan program dari LAZISNU, dan juga nanti ada LTM (Lembaga Takmir Masjid) yang akan kami bentuk untuk memakmurkan musala dan masjid se-Desa Sadang," tambah Ustadz Ismail memaparkan rencana strategisnya ke depan.

Selain penguatan program keagamaan dan sosial, infrastruktur organisasi juga menjadi prioritas yang dikebut. Proyek pembangunan Kantor Ranting NU Sadang saat ini telah memasuki tahap ketiga.

Fokus utama jangka pendek adalah merampungkan fasilitas di lantai satu agar bisa segera digunakan secara fungsional untuk menunjang aktivitas organisasi.

"Sementara yang lantai satu dulu biar sudah bagus dan nyaman untuk ditempati. Ini tinggal pengecatan dan pembuatan kamar mandi saja," ungkap Ismail optimis mengenai progres pembangunan kantor tersebut.

Harapan besar agar kepengurusan baru ini mampu meningkatkan kinerja juga datang dari tingkat kecamatan.

Ketua MWCNU Taman, H. Ahmad Syafi'i, menekankan pentingnya sinergi program antara pihak MWC dan tingkatan Ranting, terutama yang bersentuhan langsung dengan aspek sosial dan kesejahteraan masyarakat bawah seperti LAZISNU, LKK (Lembaga Kemaslahatan Keluarga), dan sektor perekonomian warga.

"Alhamdulillah, pembangunan kantor saat ini rencananya akan ditingkatkan menjadi dua lantai. Anggaran pembangunan ini bersumber dari swadaya jemaah, anggota ranting, serta dukungan dari masyarakat dan pemerintah desa setempat," ujar perwakilan MWCNU Taman mengapresiasi kemandirian ranting Sadang.

Apresiasi serupa juga mengalir dari pihak pemerintah desa. Kepala Desa Sadang, Achmad Subali Usmono, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan Musran yang berjalan tertib dan profesional.

Keberadaan Ranting NU dinilai sangat membantu program-program pemerintah desa dalam membina masyarakat.

"Kalau mau dapat apa-apa (materi), jangan masuk NU. Karena NU itu Lillahi Ta'ala," pungkas Achmad Subali mengingatkan dengan nada penuh canda namun bermakna mendalam tentang esensi keikhlasan berorganisasi di NU.

Sebagai informasi, suksesnya Musran NU Sadang ini menambah daftar panjang reorganisasi di wilayah MWCNU Taman.

Dari total 27 Ranting, sebanyak 20 ranting telah merampungkan musyawarahnya.

Sementara 7 ranting yang tersisa ditargetkan selesai pada awal Agustus mendatang.

Acara malam itu turut dihadiri oleh jajaran MWCNU Taman, Banom NU (Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU-IPPNU), tokoh masyarakat, takmir masjid, pemerintah desa, serta ketua RT dan RW se-Ranting Sadang

Editor : SRTVRedaksi