Sokong Ekonomi Kerakyatan, BRI Jember Guyur KUR Rp 363,6 Miliar hingga April 2026

Kegiatan Apresiasi Grup BRI (Istimewa).
Kegiatan Apresiasi Grup BRI (Istimewa).

JEMBER, SRTV.CO.ID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Branch Office (BO) Jember terus memperkuat komitmennya dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Langkah nyata ini dibuktikan dengan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencapai Rp 363,6 miliar hingga April 2026.

Penyaluran pembiayaan ini menjadi bukti konkrit peran BRI sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam mendorong kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memacu kemajuan ekonomi daerah.

Branch Office Head BRI BO Jember, Adhitya Narotama, mengungkapkan bahwa mayoritas serapan KUR di wilayahnya didominasi oleh sektor produktif, khususnya pertanian.

"Sebagian besar penyaluran KUR didominasi oleh Sektor Pertanian yang tercatat sebesar Rp 180 Miliar atau mencapai 49,50 persen dari total penyaluran hingga April 2026," ujar Adhitya, Senin (25/5). 

Sektor produksi tersebut mencakup bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga industri jasa lainnya. Sektor-sektor inilah yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Jember.

Adhitya juga melihat adanya potensi besar di wilayah sekitar, seperti sektor pertanian tebu dan palawija yang memerlukan dukungan pendanaan serta peningkatan kapasitas usaha dari perbankan.

Kemudahan akses permodalan melalui KUR ini memberikan ruang bagi pelaku usaha di Jember untuk meningkatkan kapasitas usaha ke level yang lebih tinggi dan memperluas lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Langkah strategis BRI Jember ini juga sejalan dengan komitmen besar dalam mendukung Astacita Pemerintah. Program tersebut fokus pada penguatan struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM, perluasan kesempatan kerja, dan mendorong pemerataan pembangunan yang inklusif.

BRI menegaskan bahwa dukungan terhadap pelaku usaha tidak berhenti pada kucuran dana segar. Pendekatan holistik berupa pemberdayaan, pendampingan usaha, serta edukasi finansial menjadi agenda wajib agar para debitur dapat mengelola usahanya secara berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM. Tidak hanya berupa modal usaha saja, tapi juga melalui pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya," tegas Adhitya.

Menghadapi tantangan modern modernisasi, BRI Jember juga aktif mendorong para pelaku usaha untuk bertransformasi ke ekosistem digital.

"Kami terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform penjualan online. Harapannya, ini bisa mendorong kapasitas usaha mereka sehingga bisa berkembang dan naik kelas,” pungkasnya. (*)

Editor : SRTVRedaksi