Pameran Peternakan 2026, Nganjuk Cetak 16 Juleha Bersertifikat Kemenag, Pangan Halal Kian Terjamin

Pameran Peternakan Nganjuk 2026 sekaligus peresmian paguyuban inseminator ternak di GOR Bung Karno Nganjuk (ist, SRTV) 
Pameran Peternakan Nganjuk 2026 sekaligus peresmian paguyuban inseminator ternak di GOR Bung Karno Nganjuk (ist, SRTV) 

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengambil langkah strategis dalam menjamin keamanan pangan masyarakat. 

Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro secara resmi mengukuhkan pengurus Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Nganjuk pada Minggu (24/5/2026) di GOR Bung Karno Nganjuk.

Sebanyak 16 personel Juleha kini resmi mengemban tugas setelah melewati serangkaian sertifikasi resmi dari Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. 

“Pemerintah Kabupaten Nganjuk mendukung penuh hadirnya Juru Sembelih Halal yang profesional dan tersertifikasi" ujar Mas Handy.sapaan akrab Wabup Nganjuk ini.

Momentum bersejarah ini digelar di sela-sela kemeriahan Kontes Ternak Kambing Seni Peranakan Ettawa (PE) Ras Kaligesing dan Pameran Peternakan Tahun 2026.

“Ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sektor peternakan dan pangan halal di Kabupaten Nganjuk,” jelas Mas Handy

Kehadiran Juleha dinilai menjadi jawaban konkret atas meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap standar kehalalan produk hewani. 

Mas Handy mengapresiasi tinggi terbentuknya wadah ini demi menjaga kualitas dan keamanan pangan dari hulu ke hilir di Kota Angin.

"Tak hanya fokus pada standardisasi halal, acara ini juga menjadi panggung penguatan ekosistem peternakan Nganjuk secara menyeluruh." Tuturnya 

Selain pengukuhan Juleha, agenda ini turut meresmikan Paguyuban Inseminator Ternak Kabupaten Nganjuk bernama “Podo Rukun”.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas dan kualitas genetik hewan ternak di wilayah Nganjuk secara berkelanjutan.

“Upaya pembenahan dan dukungan terhadap sektor peternakan ini harus menyentuh seluruh aspek, mulai dari kesehatan hewan, produktivitas, hingga proses hilirisasi yang dijamin kehalalannya,” tambah Mas Handy.

Sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sarana obat-obatan dan vaksin hewan yang dikhususkan bagi para peternak ayam. 

Selain itu, juga dilakukan penyerahan Surat Izin Praktik Dokter Hewan Kabupaten Nganjuk untuk memastikan pelayanan kesehatan hewan yang legal dan profesional.

Editor : SRTVRedaksi