Daop 9 Jember Catat Kenaikan Penumpang WNA, Banyuwangi dan Bromo Diburu Turis

Suasana Penumpang WNA di Peron Stasiun Probolinggo
Suasana Penumpang WNA di Peron Stasiun Probolinggo

JEMBER, SRTV.CO.ID- Lonjakan wisatawan asing pengguna kereta api terjadi di wilayah Daop 9 Jember sepanjang awal 2026. Kawasan Probolinggo tercatat menjadi tujuan paling diminati turis mancanegara.

PT KAI Daop 9 Jember mencatat 23.943 penumpang WNA menggunakan layanan kereta selama Januari-April 2026. Jumlah itu naik dibanding periode sama 2025 sebanyak 23.086 penumpang.

“Peningkatan ini menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan wisatawan asing karena nyaman, aman, dan tepat waktu,” kata Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.

Menurutnya, data tersebut berasal dari akumulasi penumpang WNA yang naik dan turun di 13 stasiun wilayah Daop 9 Jember selama empat bulan pertama tahun ini.

Stasiun Probolinggo menjadi lokasi dengan okupansi WNA tertinggi. Sepanjang Januari-April 2026 tercatat 8.570 wisatawan asing menggunakan stasiun tersebut.

“Banyak wisatawan asing memilih Probolinggo karena akses menuju Gunung Bromo relatif dekat dan mudah dijangkau,” ujar Cahyo.

Selain Probolinggo, Stasiun Banyuwangi Kota dan Ketapang juga mengalami peningkatan penumpang asing. Banyuwangi Kota mencatat 7.258 penumpang, sedangkan Ketapang mencapai 6.122 penumpang.

Kawasan Banyuwangi dinilai tetap menarik wisatawan mancanegara karena memiliki sejumlah destinasi populer seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, hingga De Djawatan.

“Ketiga stasiun favorit tersebut memang menjadi pintu masuk menuju destinasi wisata unggulan di Jawa Timur,” ucap Cahyo.

Ia menambahkan, musim liburan di sejumlah negara empat musim turut memengaruhi kenaikan jumlah wisatawan asing yang datang ke kawasan timur Pulau Jawa menggunakan kereta api.

Daop 9 Jember juga mengingatkan penumpang agar tetap waspada selama perjalanan. Wisatawan diminta menjaga barang bawaan dan membeli tiket melalui kanal resmi KAI.

“Kami mengimbau pelanggan mematuhi aturan keselamatan serta membeli tiket melalui aplikasi resmi untuk menghindari penipuan,” tutup Cahyo.

Editor : SRTVRedaksi