NGANJUK, SRTV.CO.ID – Semangat gotong royong kembali terlihat nyata di wilayah Kecamatan Loceret. Pembangunan Jembatan Cable Statis Perintis Garuda tahap III resmi digulirkan di atas Sungai Kali Jurog, tepatnya menghubungkan Dusun Genjeng dan Dusun Jampers, Desa Genjeng. Proyek strategis ini digagas oleh Kodim 0810/Nganjuk demi melancarkan mobilitas warga.
"Pembangunan ini sangat krusial mengingat lebar sungai mencapai 15 meter dengan kedalaman 2 meter. Nantinya jembatan akan memiliki panjang 18 meter dan lebar 1,8 meter, cukup kokoh dan aman untuk dilalui warga," ungkap Dandim 0810 Nganjuk Letkol Arh Mohamad Taufan Yudha Bhakti.
Pekerjaan fisik di lapangan telah dimulai sejak tanggal 7 April 2026. Pembangunan ini bukan hanya sekadar infrastruktur beton dan besi, melainkan menjadi urat nadi baru yang akan menyambungkan dua wilayah yang sebelumnya terpisah oleh aliran sungai. Kehadiran jembatan ini dinanti-nantikan karena akan memangkas jarak tempuh dan memudahkan distribusi barang serta pergerakan masyarakat.
"Manfaatnya sangat dirasakan langsung oleh warga, di mana jembatan ini akan melayani kebutuhan mobilitas sebanyak 635 jiwa atau tercatat dalam 275 Kepala Keluarga (KK) di kedua dusun tersebut," tambahnya menjelaskan dampak sosial dari pembangunan ini.
Dalam proses pembuatannya, terlihat sinergi yang sangat kuat antara unsur pemerintahan dan masyarakat. Total sebanyak 55 orang terlibat langsung dalam pekerjaan ini, terdiri dari 20 personel TNI dari Kodim 0810, 7 orang perangkat desa, serta 28 warga setempat yang bahu-membahu menyelesaikan proyek kemanusiaan ini.
Dengan selesainya jembatan ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antarwarga sekaligus meningkatkan perekonomian lokal karena akses jalan yang menjadi lebih mudah dan aman.
Editor : SRTVRedaksi