Material Longsor Dibersihkan, Akses ke Ngliman Normal Kembali

srtv.co.id
Caption: Petugas gabuangan gotong-royong membersihkan material longsor yang menutup badan jalan di Dusun Nolehan Sawahan, Jumat (2/4/2021) pagi.

Nganjuk, srtv.co.id – Upaya Pembersihan material longsor yang menutup akses menuju Wisata Air Terjun Sedudo di Dusun Nolehan, Desa/Kecamatan Sawahan, Nganjuk, dilakukan pada Jumat (2/4/2021) pagi.

Warga bersama petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD serta relawan bahu-membahu membersihkan material tanah dan bebatuan yang menutup badan jalan.

Baca juga: 805 GTT - PTT Disdik Nganjuk Belum Masuk Dapodik, Harapan Jadi PPPK Pupus

Dengan peralatan seadanya seperti sekrop, cangkul dan semprot air, kegiatan gototong-royong membersihkan material longsor itu dimulai sejak pukul 07.00 WIB.

Setelah beberapa jam melakukan pembersihan, akhirnya akses jalan yang menghubungkan dua desa itu kini telah kembali bisa dilalui, normal seperti semula.

“Kami dari Forpincam Kecamatan Sawahan serta Kepala Desa Ngliman, Kades Sawahan, sama teman-teman BPBD, Banser dan ormas lainnya saat ini sedang melaksanaan pengerjaan, penyelesaian, pembersihan longsoran tanah yang terjadi di Dusun Nolehan,” jelas Danramil 0810/05 Sawahan, Kapten Arh Yono Priyo, Jumat (2/4/2021).

“Kita lihat sekarang seluruhnya bekerja secara bersama-sama, sehingga target hari ini bisa dilewati kendaraan tercapai. Alhamdulillah sinergis yang kuat, sinergis yang mantap, wilayah Kecamatan Sawahan bekerjabakti dan bekerjasama dengan guyub rukun,” lanjut dia.

Baca juga: Memilukan di Nganjuk Ternyata ada 100 Pelajar Hamil Diluar Nikah

Diberitakan sebelumnya, material longsor setinggi 10 meter menutup seluruh badan jalan menuju arah Wisata Air Terjun Sedudo pada Kamis (1/4/2021) malam.

Insiden ini terjadi usai turun hujan deras di daerah tersebut. Selain di Dusun Nolehan Sawahan, bencana longsor juga terjadi di Desa Bendolo dan Desa Bareng. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.

Penulis: Diah Ayu Wulandari

Baca juga: Jelang Panen,Jangan Sampai Spekulan Permainkan Harga di Nganjuk

Editor: Hasan

Editor : admin

Pemerintah
Berita Terpopuler
Berita Terbaru