Bus "Tayo" Angkut Puluhan Anak TK Mundur dan Terperosok di Tanjakan Jembatan Kuncir

Kondisi Bus Tayo saat masih terperosok di jembatan Kuncir Ngetos sebelum dievakuasi (SRTV)
Kondisi Bus Tayo saat masih terperosok di jembatan Kuncir Ngetos sebelum dievakuasi (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID — Kecelakaan tunggal yang mendebarkan menimpa sebuah kendaraan modifikasi atau yang akrab disapa bus “tayo” di tanjakan Jembatan Kuncir, Desa Kuncir, Kecamatan Ngetos, pada Kamis (4/6/2026) pagi. 

Kendaraan yang tengah mengangkut puluhan anak Taman Kanak-kanak (TK) tersebut mendadak mundur tak terkendali karena gagal menanjak, hingga akhirnya terperosok ke dalam tebing.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Kendaraan tersebut diketahui membawa rombongan dari TK Dharma Wanita Rejoso yang sedang dalam perjalanan wisata menuju destinasi Lumban Kweden, Desa Kweden, Kecamatan Ngetos.

“Awalnya masih kuat naik, sudah hampir sampai atas jembatan. Tapi tiba-tiba mundur pelan lalu makin cepat, akhirnya keluar aspal dan terperosok ke tebing,” ujar Iwan (42), salah seorang warga setempat yang menyaksikan langsung detik-detik mencekam tersebut.

Kendaraan modifikasi itu akhirnya tergelincir ke sisi kiri jalan dan nyaris terguling di tebing dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. 

Beruntung, mukjizat masih berpihak pada rombongan ini karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang yang terdiri dari puluhan anak-anak, guru, dan orang tua pendamping berhasil dievakuasi dengan selamat oleh warga sekitar, meski sebagian besar dari mereka mengalami kepanikan dan trauma berat.

Merespons kejadian ini, pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan.

“Anggota sudah di lokasi untuk evakuasi dan pengaturan lalu lintas. Terkait kendaraan modifikasi yang tidak resmi ini, masih dalam penanganan. Faktor-faktor kecelakaan akan kami periksa dan dalami,” tegas Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin.

Hingga pukul 10.00 WIB, proses evakuasi badan kendaraan rakitan tersebut masih terus berlangsung di lokasi. 

Pihak Satlantas Polres Nganjuk pun masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami penyebab pasti dari insiden yang nyaris memakan korban ini.

Editor : SRTVRedaksi