Jatuh dari Pohon Randu Saat Cari Pakan, Pria Asal Kertosono Meninggal Dunia

Petugas kepolisian bersama Babinsa, perangkat desa, dan warga saat berada di lokasi kejadian jatuhnya seorang pria dari pohon randu di Desa Drenges, Kertosono (Istimewa/SRTV)
Petugas kepolisian bersama Babinsa, perangkat desa, dan warga saat berada di lokasi kejadian jatuhnya seorang pria dari pohon randu di Desa Drenges, Kertosono (Istimewa/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Nasib nahas menimpa Rokimin (45), seorang karyawan swasta asal Dusun Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. 

Korban dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon randu saat hendak mencari pakan ternak di Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, pada Sabtu (18/7/2026). Insiden ini sempat mengejutkan warga sekitar lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fadjar Kurniadhi, membenarkan adanya peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 07.10 WIB tersebut. Lokasi kejadian tepat berada di pinggir Jalan Arjuno, Dusun Krajan RT 01 RW 02, Desa Drenges.

"Benar, telah terjadi insiden warga meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon randu di Desa Drenges, Kertosono. Korban teridentifikasi atas nama Sdr. Rokimin, usia 45 tahun, yang merupakan warga Dusun Tanjung," ujar AKP Fadjar Kurniadhi saat dikonfirmasi. Minggu (19/7/2026) sore 

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Siti Hajar Lestari, seorang pemilik warung nasi kuning yang sedang melintas menggunakan sepeda motor. 

Ia melihat korban sudah tergeletak setelah terjatuh dari pohon dan langsung melaporkan temuan tersebut kepada ibunya, Sulastri. Informasi itu kemudian dengan cepat diteruskan kepada Kepala Dusun Krajan, Zuli Faridhotul Rizkia.

Tak berselang lama, sekitar pukul 07.25 WIB, perangkat Dusun Krajan bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat langsung tiba di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta pengamanan di area sekitar tempat korban terjatuh.

"Setelah menerima laporan dari warga, perangkat desa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban dan situasi di lapangan," lanjut AKP Fadjar.

Pihak kepolisian dari Polsek Kertosono sebenarnya telah bersiap untuk melakukan prosedur pemeriksaan lebih lanjut. Namun, berdasarkan hasil koordinasi, pihak keluarga korban meminta agar jenazah tidak dilakukan proses otopsi medis. Keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah murni.

"Atas permintaan dari pihak keluarga, mereka tidak berkenan untuk dilakukan otopsi oleh pihak Polsek Kertosono. Keluarga meminta jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka untuk segera dimakamkan," pungkas Kasi Humas Polres Nganjuk.

Sekitar pukul 08.10 WIB, jenazah almarhum Rokimin langsung dibawa pulang ke rumah duka di RT 16 RW 06 Dusun Tanjung menggunakan mobil ambulans. 

Pihak keluarga rencananya akan langsung menyelenggarakan prosesi pemakaman secara adat setempat.

Editor : SRTVRedaksi