Solusi Permanen Krisis Air, Pemkab Nganjuk, Kodim 0810, dan PT Dua Naga Bangun 20 Sumur Gali di Ngluyu

Forkopimda Nganjuk meninjau lokasi pembangunan sumur gali di Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Nganjuk, sebagai upaya penanganan krisis air bersih (Ist/SRTV)
Forkopimda Nganjuk meninjau lokasi pembangunan sumur gali di Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Nganjuk, sebagai upaya penanganan krisis air bersih (Ist/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkolaborasi dengan Kodim 0810/Nganjuk dan PT Dua Naga secara resmi memulai pembangunan sumur gali tahap awal di Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu.

Langkah strategis ini diambil guna mengatasi ancaman kekeringan yang rutin melanda sekaligus memastikan ketersediaan air bersih secara berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah yang terisolasi dari sumber air tersebut.

"Kita membuat sumur gali kurang lebih ada 10 titik di tahap pertama dan nanti di tahap kedua akan ada 10 lagi, jadi total sekitar 20," ujar Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro (Mas Handy). Jumat (28/8/2026)

Mas Handy meninjau langsung delapan titik sumur yang telah rampung dikerjakan. Didampingi Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti beserta jajaran Forkopimda, kegiatan dilanjutkan dengan ground breaking secara simbolis untuk penanganan titik ke-9 dan ke-10.

"Bagi masyarakat Kecamatan Ngluyu, khususnya Desa Tempuran, sumur ini sangat bermanfaat dan sangat dinanti," jelas Mas Handy.

Selama ini, pasokan air bersih untuk kebutuhan harian warga Kecamatan Ngluyu saat musim kemarau sangat bergantung pada pendistribusian mobil tangki dari BPBD. Pembangunan sumur gali ini diharapkan mampu memangkas ketergantungan armada tangki serta memberi akses air bersih yang mandiri dan dekat dengan pemukiman warga.

"Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Pak Dandim dan Pak Irfan bersama dengan tim dari PT Dua Naga atas support-nya di Kabupaten Nganjuk. Mudah-mudahan terus bersinergi untuk membantu masyarakat kita semuanya," pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi