Ketua KONI Kota Blitar Terpilih Akan Mundur Usai Dikukuhkan, Tongkat Komando Diserahkan ke Wakil Wali Kota

Wakil Ketua KONI sekaligus Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba (Aziz, SRTV)
Wakil Ketua KONI sekaligus Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba (Aziz, SRTV)

BLITAR,SRTV.CO.ID – M. Samanhudi Anwar, yang telah terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar periode 2026–2030, memastikan dirinya akan segera mengundurkan diri begitu kepengurusannya resmi dikukuhkan. Langkah ini telah direncanakan sejak awal, dengan Wakil Ketua KONI sekaligus Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, ditunjuk sebagai penerusnya.

Pernyataan ini disampaikan Samanhudi sesaat setelah pihaknya menerima Surat Keputusan (SK) pengesahan kepengurusan dari KONI Provinsi Jawa Timur pada 2 Juni 2026 lalu. Konfirmasi tegas ia sampaikan kepada awak media, Kamis (4/6/2026).

"Iya, sesuai rencana awal, begitu dikukuhkan saya akan mengundurkan diri. Sebagai gantinya, kepemimpinan akan saya serahkan ke wakil ketua, yakni Mbak Elim Tyu Samba," ujar Samanhudi.

Rencana pengunduran diri ini bukan hal baru. Samanhudi telah menyampaikan niat yang sama tepat setelah memenangkan proses pemilihan dalam Musyawarah Olahraga Kota Blitar pada 19 Mei silam. Meski enggan menjelaskan secara rinci alasan di balik keputusannya, Samanhudi meyakini Elim Tyu Samba adalah sosok yang tepat untuk membawa KONI Kota Blitar melesat lebih maju.

Menurutnya, Elim memiliki modal kuat sebagai putri asli daerah yang juga menjabat sebagai pemimpin di lingkungan Pemerintah Kota Blitar. Keberadaan pejabat daerah memimpin organisasi olahraga pun bukan hal tabu atau melanggar aturan. Hal ini pun telah terbukti berjalan baik di Kabupaten Blitar, di mana posisi Ketua KONI dijabat oleh Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah.

"Mbak Elim adalah putri daerah dan kini menjadi srikandi pemerintahan di Kota Blitar. Selain itu, tidak ada larangan bagi wakil kepala daerah untuk menjabat sebagai ketua KONI. Seperti di Kabupaten Blitar, Wakil Bupati juga memegang jabatan itu. Kalau mampu dan bisa berbuat lebih, mengapa tidak?" tegas Samanhudi.

Saat ini, Samanhudi dan jajaran pengurus baru masih menunggu kepastian jadwal pelantikan dan pengukuhan. Berdasarkan tradisi dan aturan yang berlaku, prosesi pengukuhan nantinya akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, selaku ketua pembina olahraga di daerah.

Terkait proses pelantikan itu sendiri, Samanhudi menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. Baginya, prosedur pemilihan dan pengesahan sudah berjalan sesuai koridor, dan hasil akhir pelantikan bukan lagi menjadi fokus utamanya.

"Kan sudah saya sampaikan, kalau dilantik ya monggo, jika belum dilantik pun ya monggo. Yang jelas, seluruh proses dari pemilihan hingga mendapatkan SK ini sudah kami lalui sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku," pungkas Samanhudi.

Editor : SRTVRedaksi