JOMBANG, SRTV.CO.ID - Menuju ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026 di Ngawi pada November mendatang, Perpani Kabupaten Jombang menargetkan medali emas ketika para atlet menjalani pemusatan latihan (TC) bersama di Kebun Ratu Tirta Wisata, Peterongan, Jombang, Jumat (30/10/2026).
"Target kami jelas, ada atlet yang bisa menyumbangkan emas untuk Jombang di POPDA Jatim nanti. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi para pelatih dan atlet untuk bekerja lebih keras," ujar Ketua Cabang Olahraga Panahan Jombang, M. Zulfani Fahriansyah di sela-sela latihan.
Perpani Jombang telah melakukan serangkaian evaluasi, salah satunya melalui gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) di Kebun Ratu Tirta Wisata beberapa waktu lalu.
"Seleksi ini bukan sekadar ajang unjuk gigi, tetapi benar-benar menjadi wadah evaluasi. Kami ingin memastikan atlet yang berangkat ke POPDA adalah mereka yang memiliki mental bertanding dan teknik yang siap," jelas Zulfani.
Sebanyak lima atlet terbaik telah diproyeksikan untuk mewakili Jombang di tingkat provinsi. Nama-nama seperti Aden Faras Wicaksono, Farannisa Fayyadah, dan Dihlah Nafisah Nizam muncul sebagai juara pada sesi seleksi.
"Rekam jejak di Porprov menjadi motivasi. Kami berharap atlet pelajar bisa mengikuti jejak seniornya, bahkan melampaui pencapaian tersebut di level pelajar," terangnya.
Optimisme Perpani Jombang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 di Malang Raya, para atlet panahan Jombang berhasil menorehkan prestasi membanggakan.
Parisya Palmeda Nasywa Nihar, atlet muda berbakat, sukses menyumbangkan medali emas pada nomor Barebow 50 meter putri, dengan pencapaian itu menjadi bukti bahwa ekosistem pembinaan panahan di Jombang berjalan baik.
"Kami sadar persaingan tidak mudah. Tetapi dengan kerja keras, dukungan KONI, dan doa masyarakat, kami optimis target emas ini bisa terwujud. Ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju Porprov 2027 di Surabaya," pungkas Zulfani.
Persaingan di cabang panahan POPDA Jatim memang dikenal ketat. Beberapa daerah seperti Jember dan Banyuwangi juga telah menyatakan kesiapannya untuk bersaing merebut medali. Namun, Perpani Jombang percaya diri dengan potensi atlet lokal yang dimiliki.
Sementara itu, Atlet panahan Jombang, Dihlah Nafisah Nizam, mengaku menjalani latihan tiga sesi, dilanjutkan dengan evaluasi kesiapan. Ia menyebut persiapan mental, penambahan jam latihan, serta melatih fokus menjadi kunci.
"Persiapannya yakni dari segi mental, menambah jam waktu latihan, dan melatih fokus dan lain-lain," paparnya.
Dihlah berharap pada POPDA Jatim nanti bisa membawa nama baik Kabupaten Jombang dan pulang membawa medali emas.
"Latihan hari ini Standarbow dengan jarak 40 meter yang akan dilombakan di event POPDA Jatim 2026. Harapannya nanti cuaca mendukung sama dengan cuaca sekarang, tidak hujan waktu pelaksanaan event POPDA di Ngawi," tutup Dihlah.
Editor : SRTVRedaksi