LAMONGAN, SRTV.CO.ID - Sosok polisi dermawan dari Polres Lamongan, Ipda Purnomo, kembali menyita perhatian publik usai secara mengejutkan memutuskan untuk mematikan fitur monetisasi atau AdSense pada kanal YouTube miliknya.
Langkah tegas ini ia ambil lantaran mendadak didatangi dua orang yang diduga petugas pajak untuk mengecek penghasilan media sosial yang selama ini seluruhnya dipakai untuk membiayai perawatan ratusan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
"Saya putuskan saya tutup monet-nya (monetisasi) biar saya ini menjaga niat hati saya. Saya pastikan 100 persen seluruh penghasilan AdSense media sosial saya, semuanya saya gunakan salah satunya merawat orang dengan gangguan jiwa," ujar Ipda Purnomo, Kamis (1/10/2026).
Kedatangan dua petugas dari instansi pemerintah pusat tersebut terjadi sesaat setelah ia pulang menjalankan dinas kepolisian. Mereka mempertanyakan secara mendalam mengenai besaran pendapatan hingga kalkulasi rincian biaya pembuatan konten digital yang dipublikasikan di akun milik Purnomo.
"Kemarin sore kan saya masih dinas nih, saya pulang dinas itu jam 3, sampai rumah jam 4. Jadi ada dua orang perempuan dari instansi pemerintah pusat bertanya-tanya ke saya tentang penghasilan dari akun media sosial saya, dari YouTube," jelas Purnomo.
Padahal, kanal YouTube tersebut menjadi salah satu penopang utama operasional yayasan kemanusiaan yang menampung dan merawat sekitar 512 ODGJ.
Kebutuhan operasional yayasan sosial itu tidak sedikit, yakni diperkirakan mencapai Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar per bulan. Demi menjaga ketulusan serta transparansi, Purnomo bahkan menyerahkan password akun hingga riwayat rekening miliknya secara terbuka untuk diperiksa langsung.
"Pertama saya kepengin menutup akun saya. Tapi setelah video ini viral, banyak orang yang berharap video kebaikan ini jangan ditutup," ungkapnya.
Setelah mendapat dorongan dan masukan dari ribuan warganet, Ipda Purnomo memutuskan untuk membatalkan niat menghapus akun media sosialnya.
Kanal tersebut akan tetap menayangkan berbagai konten kebaikan dan aksi sosial, namun alur AdSense akan dihubungkan langsung ke rekening resmi yayasan agar terkelola lebih akuntabel
"Dari pimpinan saya alhamdulillah sudah. Yang penting saya tidak didatangi petugas pajak, karena saya ini taat pajak. Polisi harus memberikan contoh kepada masyarakat taat pajak. Kita ini, apalagi polisi, harus menciptakan suasana yang kondusif, tertib, bahagia bersama-sama," tegasnya.
Terkait urusan kewajiban perpajakan maupun koordinasi internal institusi Polri, Purnomo menegaskan bahwa dirinya senantiasa taat pajak dan telah berkoordinasi langsung dengan pimpinannya.
Dedikasi tanpa pamflet dari Ipda Purnomo ini pun terus menuai simpati, doa, dan dukungan moril yang luas dari masyarakat di berbagai platform media sosial.
Editor : SRTVRedaksi