BLITAR, SRTV.CO.ID- Guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan memberikan alternatif opsi mobilitas bagi masyarakat di tengah situasi darurat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menambah armada perjalanan serta kapasitas angkutan penumpang.
Langkah antisipatif ini diambil seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat di wilayah terdampak.
"KAI terus memastikan masyarakat memiliki akses transportasi kereta api yang aman dan nyaman melalui penyesuaian layanan perjalanan. Setiap pengaturan perjalanan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan," ujar Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari. Senin (7/9/2026)
Penyesuaian layanan ini ditandai dengan pengoperasian tiga kereta api tambahan serta peningkatan kapasitas pada sejumlah rangkaian kereta api reguler.
Salah satu armada tambahan yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun adalah KA Gajayana Tambahan dengan relasi Malang-Madiun-Gambir.
"Penyesuaian layanan ini merupakan bagian dari kesiapan KAI dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan angkutan penumpang akibat kondisi vulkanik Gunung Anak Krakatau. KAI terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi untuk memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan terkendali," jelas Tohari.
Adapun jadwal keberangkatan KA Tambahan relasi Malang–Gambir tersebut dimulai dari Stasiun Malang pada pukul 20.15 WIB. Rangkaian ini dijadwalkan singgah di Stasiun Blitar pukul 21.49 WIB, Stasiun Kediri pukul 22.47 WIB, hingga tiba dan berangkat kembali dari Stasiun Madiun pada pukul 00.29 WIB.
"KAI mengimbau pelanggan untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan, termasuk menggunakan masker apabila diperlukan, terutama bagi pelanggan yang memiliki sensitivitas terhadap paparan abu vulkanik atau kualitas udara di sekitar wilayah terdampak," imbau Tohari.
Sebagai langkah persiapan extra, calon penumpang juga diminta untuk memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun agar terhindar dari potensi keterlambatan akibat hambatan lalulintas udara atau darat.
"KAI mengajak pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan jadwal perjalanan, serta mengikuti arahan petugas agar perjalanan berlangsung dengan aman dan nyaman," tutup Tohari.
Editor : SRTVRedaksi