Wakil Wali Kota Demo Wali Kota Blitar, Kisruh soal Dana Hibah KONIĀ 

Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Wakil Wali Kota Blitar sekaligus Ketua Harian KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba, saat menyampaikan orasi di depan Gedung DPRD Kota Blitar

BLITAR, SRTV.CO.ID – Ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga atau cabor ngeluruk dewan dan kantor Pemkot Blitar. Massa mendesak kepada Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin untuk segera mencairkan dana hibah yang saat ini mandek. 

Ratusan massa tiba di kantor DPRD Kota Blitar sekitar pukul 09.30. Tiba di kantor dewan langsung orasi dan membentangkan poster.

Tak ketinggalan juga membawa keranda mayat sebagai symbol matinya respon selama ini.

“Kami sudah tiga kali mengirim surat audiensi dengan pemkot Blitar, tetapi tidak jelas kabarnya. Kami hanya minta dana hibah dicairkan karena berkaitan dengan roda organisasi,” kata Heru Santoso, pengurus KONI Kota Blitar, Senin (07/9/2026). 

Dia mengatakan buntut dari mandeknya dana hibah, berpengaruh dengan rencana KONI. Salah satunya persiapan gelaran pekan olahraga tingkat provinsi atau poprov 2027 mendatang.

Pembinaan yang seharusnya berlangsung kontinyu, hingga kini belum bisa dilaksanakan dengan matang.

“Jangankan dana hibah, kantor KONI saja hingga kini masih di tangan Pemkot Blitar. Masih digembok,” keluhnya. 

Demo kali ini juga mendapat dukungan dari Elim Tyu Samba, ketua harian KONI Kota Blitar. Elim yang juga wakil wali Kota Blitar menyoroti timpangnya pembinaan atlet pasca pembekuan dana hibah Rp 2 miliar lebih.

Sebagai wakil wali kota, sebenarnya berharap kepada wali kota agar mengambil Tindakan soal pencairan dana hibah. Tetapi hingga kini belum juga ada kejelasan.

“Saya sebagai insan KONI juga nelangsa melihat atlet-atlet tak bisa berlatih dengan maksimal gara-gara dana hibah,” keluh Elim. 

Di DPRD, massa ditemui Ketua DPRD Kota Blitar dr Syahrul Alim. Syahrul yang juga ketua cabor tenis meja ini menyerahkan sepenuhnya kepada wali kota soal dana hibah.

Dewan sudah menyetujui usulan anggaran untuk KONI. Kini bergantung pada Keputusan wali kota.

Massa bergerak menuju ke kantor wali kota. Sayang, tak ditemui wali kota. Massa hanya ditemui Pj Sekda Tri Iman Prasetyono.

Wali Kota Syauqul Muhibbin memilih untuk cek fisik pembangunan di beberapa lokasi. Di hadapan massa, Tri Iman menampung aspirasi.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru