Wujud Syukur Hasil Bumi dan Nguri-nguri Tradisi

Warga Bulakrejo Nganjuk Gelar Karnaval Budaya hingga Wayang Krucil

Reporter : Mahbub Jamal
Semarak parade Karnaval Budaya dalam rangka Bersih Desa di Lingkungan Bulakrejo, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom (Jamal/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Suasana meriah menyelimuti Lingkungan Bulakrejo, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk pada Minggu (9/8/2026).

Warga setempat menggelar Karnaval Budaya sebagai bagian dari tradisi tahunan bersih desa atau nyadran, sekaligus bentuk rasa syukur atas limpahan hasil bumi dan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Tokoh Masyarakat Lingkungan Bulakrejo, Kelik Widi Wahyuno mengungkapkan bahwa kegiatan bersih desa ini merupakan tradisi yang konsisten dijaga dari tahun ke tahun.

"Jadi yang kami lakukan adalah nguri-nguri budaya Jawa yang setiap tahunnya secara rutin kami laksanakan dalam rangka bersih dusun lingkungan Bulak rejo," kata Kelik.

Kelik menambahkan, rangkaian acara nyadran ini tidak hanya diisi oleh satu agenda saja, melainkan gabungan dari beberapa kesenian tradisional yang berujung pada puncak acara karnaval.

"Setiap tahun kami mengawali dengan acara waranggono tayub, wayang krucil, kemudian kami tutup dengan kegiatan karnaval bersama," sambungnya.

Lebih lanjut, Kelik menegaskan bahwa esensi utama dari perayaan ini adalah memupuk rasa persatuan di tengah beragam latar belakang masyarakat.

Sebagai salah satu Desa Binaan Kodim 0810/Nganjuk, nilai kebangsaan, gotong royong, dan kebudayaan menjadi fondasi utama warga Bulakrejo.

"Demi guyub rukun semua warga masyarakat tanpa memandang semua latar belakangnya, kami bersatu padu atas dasar swadaya masyarakat sendiri. Jadi semua tumplek bleg atas dasar rasa syukur kami atas hasil bumi yang kami terima," terang Kelik.

Senada dengan Kelik, Ketua Panitia Kegiatan, Heru Riantoni menyebutkan bahwa karnaval kali ini diikuti oleh 12 regu yang berasal dari 11 Rukun Tetangga (RT). Seluruh peserta tampil kreatif mengusung nuansa lokal demi melestarikan tradisi setempat.

"Ini swadaya masyarakat. Dalam karnaval ini ada 12 regu. Temanya budaya," ujar Heru.

Kemeriahan pesta rakyat ini semakin terasa lengkap dengan hadirnya sejumlah pejabat dan tamu VIP daerah yang turut menyapa warga secara langsung.

Tampak hadir dalam perhelatan tersebut Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh Taufan Yudha Bhakti, Kepala Dinas Porabudpar Nganjuk Gunawan Widagdo, serta Kepala Bakesbangpol Nganjuk Eko Sutrisno.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru