NGANJUK, SRTV.CO.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk secara resmi menutup seluruh rangkaian Turnamen Sepak Bola Kajari Cup Tahun 2026 U-11 di Stadion "Gelora Bung Sumardji", Desa Batembat, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Senin (27/7/2026).
Ajang kompetisi olahraga tingkat usia dini ini sukses terselenggara dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sejak awal hingga peluit panjang babak final dibunyikan.
Ini bukan sekadar panggung unjuk gigi kemampuan mengolah si kulit bundar, melainkan juga sarana pembentukan mental dan karakter anak-anak sejak dini. Penyelenggara menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda melalui jalur pembinaan yang positif.
"Penyelenggaraan Turnamen Kajari Cup U-11 ini dilatarbelakangi oleh wujud nyata kepedulian institusi Kejaksaan dalam mendukung pembinaan generasi muda." Ungkap Kajari Nganjuk Dr Dyno Kriesmiadi
Kejuaraan ini, sambungnya, dirancang sebagai wadah strategis bagi para pesepak bola usia dini untuk mengasah kemampuan teknis di lapangan hijau,
"Sekaligus menanamkan karakter positif seperti kedisiplinan, kerja sama tim, dan menjunjung tinggi prinsip fair play." Jelasnya
Sengitnya persaingan di lapangan hijau akhirnya melahirkan sang juara baru. Tim Klampis Ireng dari Blitar sukses mengamankan posisi puncak sebagai Juara 1 setelah menumbangkan lawan-lawannya.
Posisi Juara 2 diraih oleh Sedali Putra (Jombang), sementara Juara 3 Bersama disabet oleh dua tim asal Kediri, yakni Angsa Putih dan Simo Mulyo.
"Suksesnya gelaran kompetisi ini tidak lepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat yang turut meramaikan dan menjaga kondusivitas selama pertandingan berlangsung." Tuturnya
"Keberhasilan kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat." Imbuh Kajari
Panitia penyelenggara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih, orang tua, suporter, serta seluruh pihak terkait yang telah bersinergi menyukseskan acara ini.
"Melalui pendekatan humanis dalam bidang olahraga, Kejaksaan Negeri Nganjuk berupaya untuk terus hadir di tengah masyarakat," papar Kajari
"Tidak sekadar dalam ranah penegakan hukum maupun pelayanan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam program edukatif dan pembinaan karakter anak bangsa."Tambahnya.
Kajari berpesan agar turnamen ini dipandang lebih dari sekadar kompetisi meraih piala, melainkan sebagai bekal pembentukan karakter unggul anak bangsa.
"Turnamen ini bukan sekadar ajang untuk mencari siapa yang terkuat, melainkan medium edukasi untuk menanamkan nilai-nilai integritas, kedisiplinan, dan sportivitas sejak dini." Katanya
Kemenangan sejati adalah hasil dari proses kerja keras, sementara sportivitas adalah karakter yang akan selalu menjadi kebanggaan.
"Kami berharap bibit-bibit unggul ini kelak menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berintegritas tinggi." Harap Kajari
Melihat tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Kejari Nganjuk berkomitmen untuk terus menjadikan program pembinaan generasi muda melalui olahraga ini sebagai agenda rutin yang berkelanjutan di masa depan.
"Keberhasilan Turnamen Sepak Bola Kajari Cup Tahun 2026 U-11 ini membuktikan bahwa kolaborasi antara institusi pemerintah dan masyarakat dapat menciptakan ekosistem pembinaan yang positif bagi anak-anak" terang Kajari.
Kejaksaan Negeri Nganjuk berkomitmen untuk terus menjadikan program pembinaan seperti ini sebagai agenda berkelanjutan, sejalan dengan semangat dan motto turnamen
"Bermain dengan Semangat, Bertanding dengan Sportivitas, Menjadi Juara dengan Integritas.' Kepada seluruh peserta yang belum meraih gelar juara, diharapkan keikutsertaan tahun ini menjadi pemacu semangat untuk terus berlatih, berkarya, dan mengukir prestasi di masa mendatang." Pungkasnya
Editor : SRTVRedaksi