Sinergi BUMN Tembus Pasar Global, PT INKA Kirim Lagi 2 Lokomotif Canggih ke Australia

Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Proses pemuatan dua unit locomotive platform produksi PT INKA (Persero) ke atas kapal di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) Unit ke-17 dan ke-18 ini siap berlayar menuju Australia (Istimewa/SRTV)

SURABAYA, SRTV.CO.ID – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali membuktikan taringnya di kancah internasional. Perusahaan manufaktur perkeretaapian kebanggaan tanah air ini resmi melepas dua unit locomotive platform menuju UGL RS Pty Limited di Australia, Sabtu (11/7/2026).

Pengiriman ini merupakan unit ke-17 dan ke-18 dari total kontrak pengadaan 50 unit yang diteken sejak 2021 lalu, dengan nilai investasi fantastis mencapai Rp145 miliar (setara USD8,4 juta).

Proses pengapalan barang ekspor ini dilepas melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada Jum’at (10/7).

Menariknya, aktivitas logistik ini melibatkan sesama badan usaha milik negara.

Kolaborasi apik ini menjadi bukti nyata kekuatan sinergi antar-BUMN dalam menyokong kelancaran rantai pasok ekspor industri nasional.

Langkah ini sekaligus mempertegas dominasi ekspansi PT INKA di kawasan Australia dan Selandia Baru.

Rekam jejak mereka terbilang impresif; hingga saat ini, PT INKA tercatat telah mengirimkan lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta belasan unit locomotive platform untuk menyokong kebutuhan transportasi rel di kedua negara maju tersebut.

Menanggapi keberhasilan ekspor ini, Komisaris PT INKA (Persero), Sangap Surbakti, mengungkapkan rasa bangganya terhadap kualitas pekerja dalam negeri.

“Pengiriman ini merupakan capaian penting bagi INKA karena menunjukkan bahwa produk manufaktur perkeretaapian nasional tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dapat diterima oleh pasar internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran proses pengiriman ini serta seluruh Insan INKA,” ujar Sangap.

Lebih lanjut, Sangap menegaskan bahwa misi PT INKA di luar negeri bukan sekadar urusan bisnis dan angka, melainkan ada pertaruhan citra baik bangsa di pundak mereka.

Oleh karena itu, ia berharap ekosistem industri dalam negeri terus didukung penuh oleh pemerintah lewat kebijakan-kebijakan yang mempermudah ruang gerak industri strategis.

“Sebagai perusahaan negara yang menjalankan kegiatan ekspor, INKA tidak hanya membawa kepentingan perusahaan, tetapi juga nama dan reputasi Indonesia di pasar internasional. Oleh karena itu, kami berharap dukungan terhadap kegiatan ekspor produk industri nasional dapat terus diperkuat melalui regulasi yang kondusif, proses perizinan yang efisien, serta koordinasi lintas instansi. Dukungan tersebut penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen kepada pelanggan global dan semakin kompetitif di pasar internasional,” pungkasnya.

Lewat keberlanjutan kontrak jumbo ini, PT INKA sukses membuktikan bahwa kapasitas dan daya saing industri perkeretaapian Indonesia tidak kalah saing dengan manufaktur global, sekaligus memperlebar keran kontribusi produk Made in Indonesia di peta perdagangan dunia.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru