BLITAR, SRTV.CO.ID – Pemerintah Kota Blitar memastikan proyek revitalisasi Pasar Legi akan segera bergulir paling cepat pada Juli atau Agustus 2026. Saat ini, pihak terkait sedang dikebut untuk menyelesaikan pemberkasan dokumen hingga persiapan proses lelang proyek pasar terbesar di Kota Blitar tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, mengungkapkan bahwa perbaikan ini merupakan komitmen jangka panjang pemerintah daerah. Revitalisasi ini diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Pasar Legi sebagai pusat perbelanjaan utama masyarakat.
“Karena sudah lama direncanakan, makanya tahun ini revitalisasi dilakukan. Saat ini tengah dilakukan persiapan-persiapan, termasuk di antaranya persiapan dokumen,” ujar Parminto, Minggu (14/6/2026).
Setelah seluruh proses administrasi dan pemberkasan rampung, tahapan berikutnya adalah pembukaan lelang. Mengingat anggaran yang digelontorkan untuk memoles pasar ini mencapai sekitar Rp 1 miliar, penentuan pemenang lelang akan dilakukan secara selektif sesuai prosedur yang berlaku.
Parminto menambahkan bahwa setelah penandatanganan kontrak dengan pemenang lelang selesai, barulah alat berat dan pekerja bisa langsung turun ke lapangan untuk memulai renovasi.
“Begitu sudah tandatangan kontrak, pengerjaan bisa dimulai. Prosesnya memang begitu,” jelasnya mengenai lini masa proyek.
Fokus utama dari revitalisasi ini adalah membenahi sarana dan prasarana (sarpras) pasar, termasuk kios-kios di lantai bawah yang selama ini sepi pembeli.
Namun, daya tarik utama dari proyek ini terletak pada perombakan total lantai 2 yang akan disulap menjadi ruang publik yang modern dan ramah anak muda.
Lantai 2 Pasar Legi nantinya akan dilengkapi dengan ruang usaha kreatif, kafe, hingga tenant kuliner kekinian. Konsep ini sengaja diusung untuk menciptakan efek domino bagi perekonomian pasar secara keseluruhan.
“Mudah-mudahan pasar lebih ramai lagi,” harap Parminto, menutup penjelasannya terkait target peningkatan pendapatan pedagang di lantai 1 lewat ramainya aktivitas di lantai 2.
Editor : SRTVRedaksi