Langkah Damai dari Bali ke Borobudur

Kelenteng Sukomoro Nganjuk Siap Sambut 58 Biksu Lintas Negara

Reporter : Mahbub Jamal
Suasana persiapan di Kelenteng Hok Yoe Kiong Sukomoro yang sedang ditata rapi, siap menyambut kedatangan 58 biksu lintas negara dalam perjalanan damai dari Bali ke Borobudur. (Jamal, SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Suasana khidmat dan penuh persiapan menyelimuti Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Yoe Kiong Sukomoro, Nganjuk. Kelenteng bersejarah ini tengah bersiap menjadi persinggahan penting bagi 58 biksu yang tengah melakoni perjalanan spiritual dalam ajang Indonesian Walk For Peace 2026

Para biksu yang berasal dari Indonesia, Thailand, Laos, dan Malaysia tersebut berjalan kaki dari Bali dengan tujuan akhir Candi Borobudur Jawa Tengah, dan dijadwalkan menginjakkan kaki di Bumi Anjuk Ladang pada Rabu (20/5/2026) sore.

 "Hari ini padat toh, kita siapkan sarana prasarana, kursi-kursi, terop-terop, banner-banner, terutama juga koordinasi sama Pemda," kata Ketua Panitia Indonesian Walk For Peace 2026 Nganjuk, Roy Sugiarto.

Menjelang kedatangan rombongan, panitia lokal terus mematangkan rute dan koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nganjuk. 

Berdasarkan jadwal, sebelum memasuki wilayah Sukomoro, rombongan biksu terlebih dahulu bermalam di Kelenteng Gudo, Jombang, dan akan melanjutkan perjalanan ke Nganjuk pada Rabu pagi.

"Kertosono rencana akan dipakai untuk tempat pemberhentian makan siang sekaligus istirahat para biksu. Kita maksimalkan di sana," ujar Roy, menambahkan bahwa titik transit di Kertosono disiapkan secara optimal agar para biksu bisa memulihkan stamina sebelum menuju kelenteng utama.

Suasana persiapan di Kelenteng Hok Yoe Kiong Sukomoro yang sedang ditata rapi, siap menyambut kedatangan 58 biksu lintas negara dalam perjalanan damai dari Bali ke Borobudur. (Jamal, SRTV)

Setelah melepas lelah di Kertosono, rombongan akan melanjutkan long march menuju Kelenteng Sukomoro dan diperkirakan tiba sekitar pukul 16.30 WIB. 

Setibanya di lokasi, sebuah prosesi sakral berupa ritual membasuh kaki biksu serta pemberkatan kepada umat Buddha dan Tri Dharma setempat akan langsung digelar. Para biksu dijadwalkan menginap semalam di kelenteng ini.

"Besok pada hari Kamis kurang lebih sekitar pukul 7.30 WIB kita akan meluncur menuju Pendopo Kabupaten Nganjuk, nanti akan ada penyambutan sekaligus pelepasan oleh Forkopimda," jelas Roy mengenai agenda pelepasan rombongan pada Kamis (21/5/2026) pagi sebelum mereka bertolak menuju Saradan, Madiun.

Di luar dimensi spiritualnya, aksi jalan kaki lintas provinsi ini mengemban misi kemanusiaan yang mendalam. Indonesian Walk For Peace 2026, menjadi simbol dan kampanye perdamaian yang sangat relevan di tengah dinamika situasi global saat ini. 

Melalui langkah kaki para biksu, ada pesan kuat tentang indahnya persatuan di dalam ruang keberagaman.

Roy Sugiarto berharap masyarakat luas khususnya warga Nganjuk dapat memetik nilai-nilai toleransi yang nyata. 

"Kehadiran para biksu lintas negara ini diharapkan menjadi cerminan hidup bagaimana perbedaan justru mampu mempererat tali persaudaraan kebangsaan di Indonesia," pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi

Hukum
Berita Terpopuler
Berita Terbaru