Said Aqil Siradj Dinilai Layak Dampingi Ganjar Pranowo, Ini Alasannya

NGANJUK, srtv.co.id – Relawan Ganjar-Said (Gas) Pol di Kabupaten Nganjuk menilai, mantan Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj layak mendampingi Bacapres Ganjar Pranowo dalam kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Koordinator Gas Pol Nganjuk, M. Samsul Hakim mengatakan, ada 5 pertimbangan yang menjadikan Said Aqil layak menjadi bakal calon wakil presiden (bacawapres) Ganjar Pranowo.

Pertama, kata Samsul, karena Said Aqil dianggap memiliki pengalaman memimpin organisasi besar seperti NU selama dua periode. Alasan kedua, adalah pengaruh Kiai Said Aqil yang masih merata di berbagai belahan nusantara.

“Beliau Abuya Kiai Said Aqil sampai saat ini masih memimpin Lembaga Persahabatan Organisasi Islam,” kata Samsul, dalam keterangan pers-nya Jumat (6/10/2023).

Bacajuga  Agar Hewan Piarakan warganya Jauh Dari Penyakit PMK. Kades sambiroto Acmad Syarif kerja sama Puskeswan Nganjuk .

Alasan ketiga, yaitu Kiai Said Aqil berilmu dan bijaksana dalam mengambil setiap keputusan. Apalagi keputusan yang bersifat berbangsa dan bernegara. Hal itu terlihat dari berbagai rekam jejaknya saat menghadapi berbagai persoalan dalam berbangsa dan bernegara.

“Insya Allah bijaksana,” tandas mantan Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nganjuk ini.

Alasan selanjutnya adalah Kiai Said Aqil adalah tokoh senior NU yang sudah berdamai dengan diri sendiri.

“Insya Allah hidup Abuya Kiai Said Aqil hanya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara Indonesia tercinta,” lanjut Samsul.

Adapun alasan kelima adalah Kiai Said Aqil senior di antara tokoh NU lain yang santer diberitakan sebagai pendamping Ganjar Pranowo sebagai bakal calon wakil presiden dalam pemilu 2024.

Bacajuga  Forkopimda Nganjuk Kunjungi Keluarga Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402

“Insya Allah kami bangga dan akan berjuang total jika Abuya KH Said Aqil bisa menjadi bacawapres mendampingi Ganjar Pranowo. Karena menurut kami akan menjadi pasangan yang pas. Nasionalis dan religius,” pungkas Samsul. (*)

Reporter : Samsul Arifin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *