Tumpengan dan Istighosah Peringati Hari Santri – srtv.co.id

srtv.co.id | Nganjuk – Ratusan Warga Nahdliyin Patianrowo menggelar acara Malam Puncak Peringati Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober dengan Istighosah dan Tumpengan di Kantor MWC NU Patianrowo (21/10/2019).

Acara yang juga dihadiri oleh Camat, Kapolsek dan Danramil ini berjalan dengan lancar. Dalam penjelasannya, Ketua MWC NU Kecamatan Patianrowo, KH. Ridlwan Yusuf menjelaskan bahwa dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional, ” kegiatan Istighosah ini diikuti oleh Muspika Kecamatan Patianrowo, Pengurus MWC dan Ranting NU, Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, LAZISNU, serta Warga Nahdliyyin se-kecamatan Patianrowo,” ujar KH. Ridlwan.

KH. Ridlwan Menjelaskan asal-usul Hari Santri 22 oktober kepada Nahdliyin Patianrowo “HSN ini adalah Fatwa resolusi Jihad yang diinstruksikan langsung oleh KH. Hasyim. asy’ari kepada seluruh Santri-santri untuk melakukan perlawanan terhadap penjajah”.

Bacajuga  Dandim Nganjuk Tinjau Dan Berikan Bantuan Kepada Mbah Kasih Yang Rumahnya Roboh

lebih lanjut KH. Ridlwan menambahkan “bahwa NU turut andil besar dalam Merebut kemerdekaan maka sebagai seorang santri wajib mensyukurinya dengan Tumpengan” imbuhnya.

MWC NU Patianrowo sendiri dalam perayaan HSN mempunyai 14 agenda kegiatan yang mana akan ditutup pada tanggal 9 nopember mendatang dengan Agenda kirab Santri se kecamatan Patianrowo.

Sementara itu Camat Patianrowo Edi Srijanto, SE. MM memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Hari Santri Nasional yang dilaksanakan oleh MWC NU Patianrowo. menurut pria yang baru 2 bulan menjabat di kecamatan ini “Pihak Pemerintah kecamatan akan membantu apa yang dibutuhkan MWCNU untuk kelancaran dan kesuksesan acara” tegasnya.

Ke depan Camat Patianrowo berharap agar NU dapat berkontribusi dalam menyukseskan pembangunan di Kecamatan Patianrowo serta Kabupaten Nganjuk secara umum.

Bacajuga  Mas Bupati Pastikan PTSL Bebas Pungli - srtv.co.id

“Karena Pemerintah tidak dapat bergerak sendiri, dalam mewujudkan visi dan misi, perlu ada peran dari santri dan ulama. Momen Hari Santri Nasional ini, dapat mempererat persatuan dan kesatuan antara ulama dan umaro menjadikan Kecamatan Patianrowo lebih maju dan agamis,” jelasnya.

Reporter : Huda

Editor : BJ. Kusumo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *