Rumah Terbakar saat Ditinggal Penghuni – srtv.co.id

srtv.co.id Nganjuk | Kepulan asap yang berasal dari salah satu rumah kosong, awalnya tidak diketahui warga disekitarnya. Setelah asap tersebut semakin besar disertai dengan jilatan api, langsung di ketahui oleh salah satu warga Suparmin (40) warga Desa Talang, Kecamatan Rejoso, yang melihat kepulan asap sepontan berteriak “Kebakaran”.

Rumah kosong milik Agus Pilianto (46) memang dalam keadaan kosong yang ditinggal pergi pemiliknya.

“Saya awalnya hanya mengetahui asap kecil, saya pikir asak kebakaran sampah. Tapi setelah membesar baru sadar jika api dari dalam rumah,” kata Suparmin.

Dengan teriakanya tersebut langsung di dengar beberapa warga dan langsung bergegas untuk membantu memadamkan secara gotong royong. Untungnya tidak terlalu lama dari pemadaman yang dilaksanakan warga, datang mobil damkar dan langsung mengambil alih proses pemadaman.

Bacajuga  Persit dan Bayangkari Kolaborasi Aksi Sosial Madiun - srtv.co.id

“Memang saya tadi juga meminta agar ada yang menghubungi pemadam kebakaran,” jelasnya.

Setelah datangnya mobil pemadam tidak sampai 15 menit, api yang membakar rumah kosong langsung bisa tertangani dan dipadamkan.

Kapolsek Rejoso AKP Burhanudin, membenarkan jika telah terjadi kebakaran rumah kosong milik Agus Pilianto, sekitar pukul 09:00 wib berasal dari dalam rumahnya.

“Memang kesigapan warga maka api tidak sampai merembet,” kata Burhanudin.

Dijelaskan, Api di diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik di rumah tersebut. Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan korban mengalami kerugian material sebesar Rp 10 juta.

Kejadian ini sedang kita dalami dan kita sudah mengumpulkan barang bukti berupa, satu buah patahan resplang rumah dari papan kayu jati bekas terbakar, dan satu buah pecahan genteng tanah liat bekas terbakar sebagian.

Bacajuga  Hujan Tak Halangi Babinsa di Kodim 0810/Nganjuk untuk Berbagi Takjil

Reporter : toha
Editor : dj rafli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *