Khilaf Ibu Habisi Nyawa Bayi yang baru di lahirkan – srtv.co.id

Rilis Wanita Tega Bunuh Bayi Sendiri

srtv.co.id Nganjuk, Usai di rawat di rumah sakit pasca melahirkan, Sumiyatun (29)warga Kelurahan Payaman Kecamtan Nganjuk Kabupaten Nganjuk, yang pelaku yang tega membunuh bayinya sendiri itu ahirya ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan oleh pihak polisi Polres Nganjuk.

Dihadapan polisi ibu satu anak ini mengaku tega membunuh bayi yang baru dilahirkannya karena tak sadar atau hilaf. Korban dibuhuh dengan cara kepala dan dadanya dipukul 3 kali dengan asbak cor dan mulut korban korban dibungkam dengan tangan, serta leher di jerat kain.

Pihak polisi juga menduga ada motif ekonomi dan tidak dikehendaki atas kelahiran anak kedunaya itu. Sehingga pelaku tega membuhuh bayinya sendiri.

Bacajuga  Pimpin RAT, Danrem 081/DSJ : Koperasi Harus Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Anggotanya - srtv.co.id

Menurut Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta, pelaku membunuh bayi yang baru dilahirkan itu dengan cara membekap mulutnya dengan tangan, memukul kepala dan dada korban dengan asbak cor, serta menjerat lehernya dengan kain, hingga bayi perempuan itu meregang nyawa.

Usai tewas, korban di bungkus plastik dan disembunyikan di kolong ranjang miliknya, sementara kain korban yang berlumuran darah dipendam di belakang rumah, oleh pelaku seorang diri. “Polisi juga berencana akan memeriksanakan kejiwaan pelaku. Polisi juga akan mendalami dugaan keterlibatan orang lain dalam pembunuhan sadis tersebut,” kata AKBP Dewa Nyoman Wiranta.

Disamping mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barangbukti berupa satu asbak cor, sejumlah baju korban, dan plastik.

Bacajuga  SDN Lengkonglor I Terbakar Wakil Ketua Komisi III Minta Dinas Terkait Segera Perbaikai - srtv.co.id

Pelaku dijerat dengan pasal 80 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Reporter : Samsul Arifin.

Editor : Bagus Jatikusumo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *