Robikin Emhas Ketum PBNU : NU dukung PAS Itu HOAX

banner 468x60

Robikin Emhas Ketum PBNU : NU dukung PAS Itu HOAX

srtv.co.id Jakarta, Ketua PBNU Robikin Emhas berita yang banyak beredar di berbagai grup WhatsApp, seakan-akan Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siroj memberi dukungan untuk Capres-Cawapres Prabowo-Sandi sebagai kabar yang 100 persen hoaks (berita bohong).

“Beritanya didaur ulang. Ditulis lagi seakan berita baru. Video lama juga diviralkan kembali, dengan narasi beraroma Pilpres,” ungkap Robikin melalui rilis yang diterima NU Online, Senin (8/4) siang ini.

Ia menegaskan berita tersebut sebenarnya berisi peristiwa tanggal 16 Agustus 2018 ketika Prabowo dan Sandiaga bersilaturahim ke PBNU dan ditemui pengurus PBNU termasuk KH Said Aqil Siroj. Kala itu keduanya belum menjadi pasangan Capres dan Cawapres.

“Bahkan ada berita dan video tahun 2014 yang direproduksi (tulis ulang) dan dipublikasikan sekarang, seakan peristiwa terkini,” lanjut Robikin.

Menurut Robikin, sebagai mandataris Muktamar NU, Ketua Umum PBNU tidak boleh berkampanye politik. Karena itu dalam beberapa kesempatan Kiai Said Aqil memilih mendoakan suksesnya Pemilu, untuk Indonesia yang lebih baik.

Ketua PBNU Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan itu menilai pemberitaan tersebut merupakan cara yang sangat tidak terpuji dalam upaya meraih dukungan. Manipulasi dan hoaks tersebut juga jauh dari akhlak yang diajarkan Islam.

Menurut Robikin, suksesnya penyelenggaraan Pemilu adalah kesuksesan bangsa Indonesia. Karenanya, ia mengajak agar seluruh masyarakat berpartisipasi untuk mewujudkan Pemilu yang bermartabat, berintegritas.

“Jangan gunakan hoaks, hate speech (ujaran kebencian) dan fake news (berita yang mengada-ada),” tandasnya..

Sebagai mandataris Muktamar, Ketua Umum PBNU tidak boleh kampanye. Karena itu dalam beberapa kesempatan Kiai Said Aqil memilih mendoakan suksesnya pemilu, untuk Indonesia yang lebih baik.

Reporter : Kendi Setiawan

Editor : Bagus Jatikusumo

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.