DBD Serang Wilayah Kota Pacitan

sertv.co.id Pacitan, Kasus serangan Demen Berdarah Dengue (DBD) yang pernah terjadi naik dibulan Januari 2019 lalu, dibeberapa Wilayah Kabupaten Pacitan. Diantaranya Kelurahan Ploso dan Baleharjo, serta Kecamatan Arjosari, meliputi Desa Tremas, Jatimalang, dan Arjosari, meski mengalami penurunan, kini masih didominasi Kecamatan Pacitan. Rabu (27/03/2019).

Hal demikian disampaikan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan. Wawan Kasiyanto mengatakan bahwa ” ya memang kecamatan tertinggi saat ini masih didominasi di kota, memang kita tau penduduknya kan paling banyak artinya kompusisi rumah cukup padat”ungkapnya.

Wawan juga mengatakan penyań∑it Serangan DBD tersebut tidak hanya satu tempat namun bisa berpindah-pindah, yakni kecamatan yang dulunya kosong tidak adanya serangan DBD kini muncul serangan tersebut, diantaranya Wilayah Kecamatan Donorojo.

“Ya memang yang tertinggi di wilayah Ploso, Arjosari tapi ini sudah lewat nah yang sekarang yang dulunya kosong ndak ada seperti di donorojo muncul namun lonjakannya tak seperti dibulan Januari-Februari”katanya.

Data yang dapat dihimpun awak media terkait serangan kepada masyarakat Pada Bulan Januari mencapai 167 Orang, Februari 129, Maret 68. Sehingga total adalah 364 jiwa. Ciri-ciri DBD tersebut diantaranya mendadak panas dan tidak turun, terasa sakit terutama dibagian mata, sendi-sendi terasa sakit, lalu berapa hari kemudian ada tanda bitik-bitik merah jikalau bagian lengan ditekan.

Lebih lanjut Wawan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menyampaikan desa wilayah kota yang terkena serangan DBD diantaranya “hampir seluruh desa ada cuma porsinya ada yang kecil sekali, cuma ploso, baleharjo, bangunsari, tanjungsari memang masih berpotensi tapi ndak sebesar Kelurahan Ploso”imbuhnya.

Sedangkan wilayah barat diantaranya Kecamatan Punung, Kecamatan Donorojo Desa Kalak, Kecamatan Pringkuku.

“Kelihatannya wilayah Punung sama Donorojo wilayah Kalak terus ada sebagian dibeberapa tempat di Pringkuku tapi yang banyak di Punung”Kata Wawan.

Wawan menyarankan strategi penaggulangan DBD “kuncinya adalah perilaku hidup bersih dan sehat artinya ngontrol tempat-tempat air yang untuk pengembang biakan nyamuk, tetapi di pedesaan yang kemarin saya pantau di wilayah Piton Kecamatan Punung, Itu justru kelihatannya nyamuknya diperkebunan, dan kami dari dinas juga sudah melakukan penyemprotan puluan kali diberbagai tempat”sarannya.

Reporter : Jihan

Editor : Bagus Jatikusumo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *