oleh

Rajawali 19 Tumpas Peredaran Sabu Sabu hingga Akar – srtv.co.id

-HUKUM-412 views

srtv.co.id Tim Rajawali 19 kembali amankan pemuda Kedapatan menyimpan sabu-sabu, DA (38) sopir asal Pulo Wonokromo Wetan Kelurahan Jagir Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya, Jumat (6/11/2020) sekitar pukul 03.00 WIB diringkus Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk di sebuah rumah wilayah Lingkungan Jetis Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.

Selain meringkas pelaku, petugas antinarkoba ini juga mengamankan barang bukti berupa 1 plastik klip diduga berisi narkotika jenis sabu berat kotor 2,87 gram, sebuah pipet kaca yang masih ada sisa pemakaian sabu, seperangkat alat isap sabu, sebuah ponsel warna hitam, dan 1 unit mobil Daihatsu Ayla warna silfer metalik.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Rony Yunimantara mengatakan, penangkapan terduga pengedar sabu-sabu ini sebelumnya tim opsnal mendapat informasi terkait adanya kecurigaan peredaran narkoba di wilayah Lingkungan Jetis Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.

Setelah dilakukan penyelidikan selama 3 hari, akhirnya Tim Rajawali 19 Resmob Satresnarkoba Polres Nganjuk mengamankan DA yang saat itu sedang duduk di dalam salah satu rumah. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa kepemilikan sabu-sabu berserta alat isapnya.

Ketika diinterograsi, DA mengaku jika hendak mengantar pesanan sabu tersebut kepada temannya, warga Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, sabu tersebut didapat dari temannya warga Kota Surabaya dengan cara sistim ranjau.

“Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Unit Idik II Satresnarkoba Polres Nganjuk guna proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Rony.

Baca Juga: Ikuti Prokes, Diklat Dinkop & UMTK Kota Kediri Dibagi Jadi 3 Angkatan
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso mengatakan, saat ini pelaku masih menjalani penyidikan guna pengembangan kasus. “Kami masih memburu pemesan sabu-sabu tersebut. Selain itu juga pemasok barang terlarang tersebut,” ungkapnya.

Reporter : Samsul A

Editor : Faisal A

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed