JOMBANG, SRTV.CO.ID – Menepikan kendaraan di rest area untuk menyeruput secangkir kopi panas menjadi pilihan bijak dan umum dilakukan saat rasa kantuk mulai menyerang di tengah perjalanan jauh.
Kebiasaan ini pun dilakukan oleh Bagus Jati Kusumo, Panji Lanang Satriadin, dan Usman Hadi saat dalam perjalanan pulang dari Surabaya menuju Nganjuk usai mengikuti acara organisasi. Jumat (17/4/2026)
"Kopi itu bukan sekadar minuman, tapi teman setia saat mata mulai berat. Rasanya segar dan langsung bikin melek lagi," ujar Bagus Jati Kusumo di warung rest area Ibu Ida Sukadi Jombang
Secara ilmiah, keampuhan kopi dalam mengusir kantuk memang sudah terbukti. Kandungan kafein di dalamnya bekerja sebagai stimulan yang cepat merangsang sistem saraf pusat, sehingga otak menjadi lebih waspada dan fokus kembali dalam waktu singkat.
"Secara biologis, kafein memiliki struktur yang mirip dengan senyawa adenosin. Saat kita lelah, tubuh memproduksi adenosin yang memberi sinyal 'waktunya tidur' ke otak. Nah, kafein ini datang dan 'menipu' reseptor otak, menempati tempat yang seharusnya untuk adenosin, sehingga sinyal kantuk itu terhalang dan tidak sampai ke otak," jelas Usman Hadi di balik kenapa secangkir kopi bisa langsung mengubah suasana.
Akibatnya, rasa lelah pun tertunda, konsentrasi meningkat, dan tubuh kembali terasa segar. Proses penyerapan kafein ini pun tergolong cepat, sehingga efeknya bisa dirasakan hanya dalam waktu singkat setelah diminum.
Namun, ada catatan penting yang perlu diingat. Meskipun sangat efektif, kopi tidak bisa sepenuhnya menggantikan fungsi tidur atau istirahat yang berkualitas.
"Efek kafein biasanya hanya bertahan sekitar 4 jam. Selain itu, jika terlalu sering dikonsumsi, tubuh bisa membangun toleransi sehingga dosis yang sama tidak lagi memberikan efek yang sama kuatnya," timpal Panji Lanang.
Jadi, menikmati kopi saat istirahat adalah cara yang tepat untuk mengembalikan kesegaran sesaat, namun tetap penting untuk berhenti dan tidur jika tubuh sudah benar-benar meminta istirahat demi keselamatan berkendara.
Editor : SRTVRedaksi