RSUD Nganjuk Makin Canggih & Modern, Layanan Spesialis dan Digital Semakin Memudahkan

Pelayanan : Sebagai rumah sakit tipe B, RSUD Nganjuk kini semakin mengedepankan layanan spesialis yang lengkap serta kemudahan akses melalui sistem digitalisasi
Pelayanan : Sebagai rumah sakit tipe B, RSUD Nganjuk kini semakin mengedepankan layanan spesialis yang lengkap serta kemudahan akses melalui sistem digitalisasi

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk terus berbenah dan bertransformasi memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Sebagai rumah sakit tipe B, RSUD Nganjuk kini semakin mengedepankan layanan spesialis yang lengkap serta kemudahan akses melalui sistem digitalisasi yang canggih.

"Kedepannya kita semua daftar di Rumah Sakit Nganjuk pakai Mobile JKN supaya nanti bisa teratur jadwalnya, jam berapa dilayani, dan dapat nomor berapa. Pasien dari rumah sudah punya nomor antrean," ujar dr. Ummul Laila Fatma W, dokter RSUD Nganjuk, Rabu (15/4/2026).

dr. Ummul menjelaskan, saat ini hampir seluruh layanan medis ditangani langsung oleh dokter spesialis, mulai dari penyakit dalam, kandungan, anak, hingga spesialis gigi seperti ortodontis dan bedah mulut. 

Didukung fasilitas penunjang yang lengkap seperti CT Scan 64 slice, Mamografi, dan alat penghancur batu ginjal (ESWL), RSUD siap menangani berbagai kasus medis kompleks.

"Semua itu butuh proses, mulai dari pemeriksaan awal (Triase), konsultasi ke spesialis, hingga persiapan obat darurat. Kami memiliki time pelayanan dan mutu layanan yang dihitung kecepatannya," jelasnya menanggapi anggapan pelayanan yang dianggap lambat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada diskriminasi pelayanan antara pasien umum dan BPJS. Sesuai aturan KRIS, seluruh ruang rawat inap kini diseragamkan menjadi kelas reguler yang nyaman ber-AC. 

Masyarakat juga diimbau untuk memahami sistem rujukan, bahwa ada 144 jenis diagnosa yang sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu di Puskesmas atau FKTP, kecuali kondisi darurat.

"Jika penyakitnya tidak masuk kategori emergency, sebaiknya ke Puskesmas dulu. Rumah sakit akan menangani kasus yang benar-benar membutuhkan tindakan spesialis atau peralatan yang tidak tersedia di faskes pertama," pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi