Emosi di Lokasi Proyek, Menteri PU Batalkan Satu Agenda Terakhir di Nganjuk

Batalkan Satu Agenda : Emosi saat melihat progres pembangunan sekolah rakyat di Nganjuk, menteri PU Dody Hanggodo membatalkan satu agenda kunker di Nganjuk
Batalkan Satu Agenda : Emosi saat melihat progres pembangunan sekolah rakyat di Nganjuk, menteri PU Dody Hanggodo membatalkan satu agenda kunker di Nganjuk

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Suasana yang seharusnya penuh keseriusan dalam kunjungan kerja berubah drastis menjadi momen tegang. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, naik darah saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu (11/4/2026). Kemarahan yang meledak ini bahkan berimbas pada rangkaian jadwal kunjungannya di wilayah Jawa Timur. 

Ketegangan terasa begitu kental sejak menteri turun dari kendaraan dinasnya di depan gerbang proyek. Tanpa perlu masuk ke area dalam atau melihat detail bangunan, langkahnya seketika terhenti. Pandangannya tertuju langsung kepada jajaran pejabat teknis, termasuk pegawai Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS), A. Akhbar, yang langsung menjadi sasaran teguran keras dengan nada bicara yang meninggi di hadapan seluruh rombongan. 

Kekecewaan yang mendalam membuat Menteri Dody memutuskan untuk tidak melanjutkan peninjauan di lokasi tersebut. Apa yang dilihatnya sekilas dari luar sudah cukup membuatnya tak sanggup untuk melanjutkan agenda, menunjukkan betapa besarnya ketidaksesuaian antara ekspektasi dengan realitas lapangan yang ditemuinya. 

Dampak dari insiden ini sangat signifikan terhadap jadwal yang telah disusun. Sebelumnya, rencana kunjungan mencakup tiga titik lokasi. Meskipun peninjauan di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Ngetos, telah terlaksana dengan lancar, namun kejadian di Gondang membuat semuanya berubah. 

Menteri memutuskan untuk menghentikan kegiatannya lebih awal dan langsung membatalkan kunjungan ke lokasi terakhir yang tersisa. Rombongan pun langsung bergerak meninggalkan Nganjuk menuju Surabaya. 

Hingga berita ini diunggah, belum ada keterangan resmi yang dirilis mengenai poin spesifik apa yang sebenarnya memicu kemarahan besar sang menteri. Namun, insiden ini menjadi catatan kelam sekaligus peringatan keras bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan proyek strategis nasional, bahwa standar kualitas dan ketepatan waktu adalah hal yang tidak bisa ditawar.

Editor : SRTVRedaksi