JOMBANG, SRTV.CO.ID - BRI Jombang menyalurkan tujuh unit gerobak modern kepada paguyuban Kampung Mie di Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang. Bantuan ini sebagai denyut ekonomi baru untuk para pedagang olahan mie dan nasi goreng demi mendongkrak higienitas serta daya saing kuliner legendaris khas kota santri.
Desa Kayen yang terletak di dekat pintu keluar Tol serta Masjid Moeldoko wilayah Bandar Kedungmulyo ini memang menjadi denyut baru ekonomi puluhan masyarakat disana secara turun-temurun menggantungkan hidup dari usaha tersebut.
Namun, seiring waktu, gerobak yang menjadi alat utama para pedagang banyak yang termakan usia, sehingga kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat mobilitas sekaligus menurunkan standar higienitas di mata konsumen.
Merespons kendala itu, Pimpinan Cabang BRI Jombang, Boedhi Winaryo, menyatakan intervensi sarana fisik ini merupakan langkah taktis perseroan untuk merawat potensi lokal dan menaikkan kelas pedagang kecil.
"Desa Kayen memiliki potensi luar biasa sebagai sentra kuliner mie yang ikonik. Bantuan ini untuk memastikan teman-teman UMKM bisa berjualan dengan sarana yang jauh lebih bersih, terang, dan menarik. Harapannya, daya tarik pembeli semakin kuat dan omzet paguyuban ikut meningkat," ungkap Boedhi kepada awak media, Sabtu (7/11/2026).
Lewat sentuhan sarana fisik yang tepat sasaran tersebut dari Bantuan yang digulirkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Ia mengharapkan, eksistensi Kampung Mie Kayen kini tak sekadar bertahan merawat kearifan lokalnya.
"Alhamdulillah bantuan gerobak dari program TJSL ini bisa kita salurkan secara langsung ke Moch. Soleh selaku Ketua Paguyuban UMKM Kampung Mie dan Nasi Goreng di Kayen Bandar Kedungmulyo. Dan bisa membantu para pedagang mempertahankan kuliner legendaris khas Jombang," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Kampung Mie Kayen, Moch. Soleh pun tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya kepada pimpinan BRI Jombang. Karena bantuan itu sangat dibutuhkan pedagang yang setiap malam bergelut dengan wajan dan panasnya kompor.
Dengan pembaruan armada gerobak yang lebih mentereng dan higienis, para pedagang kini bersiap melangkah lebih maju dan menjemput pangsa pasar yang lebih luas. Sehingga amunisi baru anggotanya bisa bersaing dengan rumah makan ataupun restaurant.
"Mewakili teman-teman paguyuban, saya sangat berterima kasih. Gerobak baru ini sangat menunjang operasional kami sehari-hari. Karena tampilannya bersih dan terang, pembeli juga otomatis jadi lebih yakin dan nyaman untuk mampir. Ini benar-benar jadi suntikan semangat buat perputaran ekonomi warga di sini," pungkas Soleh.
Editor : SRTVRedaksi