NGANJUK, SRTV.CO.ID - Ratusan warga Lingkungan RT 02, Dusun Bulakmiri, Desa Kaloran, memanfaatkan hari Minggu untuk mengisi liburan dengan mengunjungi objek wisata alam Air Panas Jatikalen, Kabupaten Nganjuk.
"Lingkungan RT 02 Bulakmiri dari dulu menjadi rujukan desa lain soal kekompakannya. Rasa gotong royong yang kuat menjadikan lingkungan sosial kita tidak main-main (gak sepo-sepo)," ujar Yanto, warga setempat. Minggu (1/11/2026)
Rombongan berangkat bersama-sama dengan menggunakan satu unit bus, kendaraan roda tiga (tosa), serta puluhan sepeda motor yang beriringan meriah layaknya rombongan pengantar pengantin menuju lokasi wisata.
"Untuk liburan hari ini kita manfaatkan tempat wisata yang ada di Nganjuk, yaitu Air Panas Jatikalen yang diyakini airnya bisa menjadi obat sehat," ungkap Bos Ampas, salah satu penggerak rombongan.
Kabupaten Nganjuk memang dikenal memiliki berbagai destinasi wisata unik dan menarik, salah satunya adalah Pemandian Air Panas Banyu Biru di Desa Gondang Wetan, Kecamatan Jatikalen, yang kini semakin akrab dan populer di tengah masyarakat.
"Dari cerita yang beredar, awalnya masyarakat setempat hendak membuat sumur untuk mengairi sawah, namun air yang keluar justru hangat dan terus mengalir hingga saat ini," tutur juru parkir di lokasi wisata tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian, air hangat dari pemandian ini memiliki kandungan belerang dengan persentase yang tidak terlalu tinggi, serta konon diyakini berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit seperti pegal linu, gatal-gatal, hingga reumatik.
"Karena khasiat itu pula, tempat ini selalu ramai pengunjung saat cuaca sedang dingin, bahkan juga dikunjungi wisatawan dari luar daerah," tambahnya.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, lokasi ini sangat mudah dijangkau dengan mengikuti petunjuk arah menuju Kecamatan Jatikalen, serta memiliki keistimewaan buka selama 24 jam dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, yakni berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per orang.
"Fasilitas di sini cukup lengkap, mulai dari area parkir kendaraan, warung makan, toilet, musala, hingga dua kolam rendam air hangat yang menjadi favorit anak-anak serta bilik-bilik khusus untuk dewasa," jelasnya sembari menyarankan pengunjung membawa perlengkapan pribadi seperti handuk dan baju ganti.
Editor : SRTVRedaksi