Semarak HUT Jatim ke-81, Pasar Murah di Jombang Dorong UMKM Tembus Pasar Antar Provinsi

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat membagikan beras dan meninjau pasar murah ke-218 di Alun-alun Cemara, Desa Miagan, Mojoagung, Jombang
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat membagikan beras dan meninjau pasar murah ke-218 di Alun-alun Cemara, Desa Miagan, Mojoagung, Jombang

JOMBANG, SRTV.CO.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah ke-218 di Alun-alun Cemara, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Sabtu (31/10/2026).

Bertajuk stabilisasi harga dan daya beli masyarakat, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Jatim, Khofifah bersama para rombongan Pemprov dan Bupati Jombang, Warsubi serta sejumlah Forkompinda, disambut ratusan warga siap mengantri di pasar murah.

Dalam agenda ini, pemerintah menghadirkan berbagai kebutuhan pokok (bapok) dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Menurut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa diwakilkan oleh Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Provinsi Jawa Timur, Dr. Iwan, ada tiga prioritas utama dalam pelaksanaan pasar murah kali ini.

Pertama, dalam rangka memperingati hari jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Kedua, untuk stabilisasi harga. Ketiga, sebagai upaya mendekatkan jangkauan masyarakat kepada kebutuhan pokok.

"Yang ketiga dalam rangka memberdayakan UMKM. Dari IKM ini juga ibu (Gubernur Khofifah) selalu merekomendasikan mana yang bisa dibawa ke dalam misi dagang antarprovinsi maupun antarnegera," ujar Dr. Iwan di lokasi kegiatan.

Adapun barang-barang yang dijual meliputi beras, telur, minyak, bawang merah, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Selain itu, sebanyak 10 produk UMKM dilibatkan dalam setiap titik penyelenggaraan pasar murah.

"Jadi nanti kalau di akhir tahun itu, berapa ratus, berapa ribu UMKM yang diberdayakan, dan tentunya berapa masyarakat yang terlibat di dalam kegiatan ini," tambahnya.

Dalam narasi agenda Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pasar murah ini dirancang multifungsi. Selain menstabilkan harga, kegiatan ini juga menjadi ajang pemberdayaan UMKM, mendekatkan pemerintah kepada masyarakat, serta menjaga daya beli warga terhadap kebutuhan pokok sehari-hari.

"Pesan dari Ibu Khofifah kepada masyarakat, pertama ini adalah multifungsi. Selain stabilisasi juga ada pemberdayaan, juga ada mendekatkan kepada masyarakat, dan tentunya akan menjaga daya beli masyarakat terkait dengan kebutuhan pokok sehari-hari," jelas Dr. Iwan.

Pasar murah ke-218 ini bukan sekadar jual beli sembako murah, tetapi menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Dengan harga terjangkau dan pelibatan UMKM lokal, 

"Kegiatan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat daya beli warga Jombang," pesan Khofifah melalui Iwan

Yuni, salah satu pembeli di pasar murah mengatakan sangat bersyukur adanya pasar murah dari ibu Gubernur. Meskipun tidak mendapatkan hadiah dari undian nomer antrian, ia ingin kegiatan ini bisa terus berlanjut karena harga kebutuhan dapur sangat murah.

"Berterima kasih kepada Bu Khofifah sudah mengadakan pasar murah. Tadi beli beras, ayam dan telur, harganya sangat terjangkau dan membantu kebutuhan sehari-hari," pungkasnya. 

Editor : SRTVRedaksi