Duka MAN 3 Nganjuk, Mengenal Sosok Guru Geografi Pendidik Sabar yang Gugur Saat Bertugas

Almarhum S (56), guru Geografi MAN 3 Nganjuk yang dikenal disiplin dan berdedikasi tinggi (Jamal/SRTV)
Almarhum S (56), guru Geografi MAN 3 Nganjuk yang dikenal disiplin dan berdedikasi tinggi (Jamal/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar MAN 3 Nganjuk atas berpulangnya S (56), seorang guru mata pelajaran geografi yang dikenal berdedikasi tinggi.

Almarhum menghembuskan napas terakhirnya setelah sempat dirawat akibat kondisi kesehatannya yang menurun usai insiden kecil saat menegur salah satu siswa.

"Bapak ini dedikasinya tinggi, kemudian disiplin. Ketika jam pembelajaran itu tidak enggak pernah telat. Tet, masuk, tet, keluar. Jadi, tidak pernah telat," kata Humas MAN 3 Nganjuk, Ihwanus Sofa, mengenang almarhum. Selasa (8/9/2026)

Mendiang S dikenal sebagai sosok pendidik yang cerdas, memiliki kepiawaian mengajar, serta selalu menunjukkan loyalitas tinggi terhadap tugas-tugasnya di sekolah.

"Mengajar Geografi. Enggak ada pernah berkonflik baik dengan guru maupun dengan murid," ujar Sofa menambahkan.

Peristiwa bermula pada Selasa (1/9/2026) ketika almarhum hendak menegur siswa yang menggedor pintu toilet yang sedang digunakannya.

Saat hendak memberi teguran, almarhum terhuyung karena tangannya ditangkis oleh siswa tersebut, hingga tak lama kemudian mengalami muntah dan tak sadarkan diri.

"Pihak madrasah juga membantah adanya tindakan kekerasan yang dialami korban dalam peristiwa yang terjadi pada hari Selasa, yang menyebabkan korban mengalami muntah," tegas Ihwanus Sofa mengklarifikasi kejadian tersebut.

Setelah menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan selama beberapa hari, almarhum dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (5/9/2026) yang diduga dipicu oleh riwayat penyakit hipertensi dan stroke.

"Kehilangan sosok guru yang disiplin dan sabar seperti beliau tentu meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi kami semua," tutur Sofa menutup pembicaraan.

Editor : SRTVRedaksi