NGANJUK, SRTV.CO.ID — Kejadian mengejutkan datang dari lingkungan madrasah di Kabupaten Nganjuk. Seorang guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Nganjuk berinisial S (56) dilaporkan meninggal dunia setelah sempat terlibat kesalahpahaman dengan salah satu siswanya di area toilet sekolah.
"Pada saat itu tanggal 1 kira-kira jam 10.30 WIB itu ada kejadian, memang ada kesalahpahaman penggunaan fasilitas sekolah," ujar Humas MAN 3 Nganjuk, Ihwanus Sofa. Selasa (8/9/2026)
Insiden tersebut bermula pada Selasa (1/9/2026) saat korban hendak mengajar dan memanfaatkan fasilitas toilet siswa. Di saat bersamaan, seorang murid menggedor pintu toilet tempat guru tersebut berada dengan cukup keras hingga memicu emosi sang pendidik.
"Di situ mungkin si Bapak ini mau menjewer atau gimana, tapi si anak itu menolak begitu. Akhirnya Bapak itu terhuyung dan hampir jatuh," kata Sofa.
Setelah sempat ditenangkan rekan kerjanya, almarhum mendadak mual dan terjatuh tak sadarkan diri saat hendak melangkah ke dalam kelas. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
"Meninggal karena apa belum dapat konfirmasi. Cuma ketika pemeriksaan awal itu tensinya 240. Kalau kekerasan saya rasa kok tidak ya," kata Sofa.
Pihak sekolah menegaskan bahwa tidak ada aksi kekerasan yang menimpa korban hingga menyebabkan kematian. Senada dengan hal tersebut, kepolisian menyebutkan almarhum memang memiliki riwayat penyakit hipertensi dan stroke.
"Polres Nganjuk sudah ke kediaman Almarhum di Kediri. Keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah. Almarhum juga dari rekam medis sakit hipertensi dan stroke," pungkas Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi.
Editor : SRTVRedaksi