JOMBANG, SRTV.CO.ID — Polres Jombang mematangkan kesiapan pengamanan pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 Tahun 2026 melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Graha Bakti Bhayangkara Polres Jombang, Kamis (13/8/2026) siang.
"Rapat dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan sebagai upaya menyatukan langkah dan strategi pengamanan agar seluruh rangkaian muktamar berjalan aman, tertib, dan kondusif," tulis keterangan resmi kegiatan tersebut.
Sejumlah unsur penting turut hadir dalam rakor ini, di antaranya Ketua Umum YYBU KH Abdurrozaq Sholeh, Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Jatim AKBP Argo Budi Sarwono, Kasubdit Sosbud Polda Jatim AKBP Sutiono, Kasatkornas Banser H.M. Syafiq Syauqi, Wakil PCNU Kabupaten Jombang KH M. Muhyiddin, serta Pasi Ops Kodim 0814 Jombang Kapten Inf Suwarno.
"Rakor juga diikuti sekitar 100 peserta dari jajaran aparat keamanan, instansi terkait, serta berbagai elemen masyarakat. Keterlibatan lintas sektor ini menunjukkan adanya sinergi dan komitmen bersama untuk mendukung kelancaran pelaksanaan agenda besar Nahdlatul Ulama tersebut," lanjut keterangan itu.
Pertemuan ini menjadi wadah krusial dalam menyusun pemetaan skenario pengamanan di lapangan menjelang hari pelaksanaan muktamar.
"Berbagai langkah strategis dibahas dalam rapat, termasuk antisipasi potensi gangguan keamanan, kesiapan personel, pengaturan lalu lintas, serta sarana dan prasarana pendukung selama pelaksanaan Muktamar NU ke-35," ungkap Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan dalam rilisnya, Jumat (14/8/2026).
Guna mengantisipasi lonjakan pengunjung dan kegiatan acara, kekuatan personel akan dikerahkan secara komprehensif dari gabungan berbagai unsur.
"Untuk mendukung pengamanan, Polres Jombang bersama instansi terkait merencanakan pengerahan sekitar 1.000 personel dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi lainnya," paparnya.
Dukungan pengamanan tidak hanya datang dari aparat formal, tetapi juga diperkuat oleh badan otonom pengamanan internal organisasi.
"Berdasarkan informasi dari panitia lokal, unsur pengamanan internal juga akan diperkuat dengan melibatkan sekitar 1.000 personel Banser dan 1.000 personel Pagar Nusa," tambahnya.
Seluruh elemen tersebut diharapkan dapat berkoordinasi secara terpadu di tiap-tiap titik lokasi kegiatan muktamar.
"Kolaborasi antara aparat keamanan dan unsur pengamanan dari panitia diharapkan mampu memperkuat pengendalian situasi selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung," pungkas AKBP Ardi Kurniawan.
Editor : SRTVRedaksi