Kandang Warga Ngronggot Ludes Terbakar saat Ditinggal Bepergian, Damkar Nganjuk Bergerak Cepat Lokalisir Api

Petugas Damkarmat Nganjuk saat melakukan pemadaman dan pendinginan pada kebakaran kandang di Dusun Sumber Kepuh, Klurahan,Ngronggot (ist/Mr Boni/SRTV)
Petugas Damkarmat Nganjuk saat melakukan pemadaman dan pendinginan pada kebakaran kandang di Dusun Sumber Kepuh, Klurahan,Ngronggot (ist/Mr Boni/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Sebuah bangunan kandang milik Sulikah (68), warga Dusun Sumber Kepuh, Desa Klurahan, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, hangus terbakar pada Kamis sore (6/8/2026). 

Peristiwa tersebut terjadi saat lokasi kejadian dalam kondisi kosong karena pemilik sedang bepergian bersama keluarganya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, membenarkan musibah kebakaran tersebut. 

Pihaknya menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center pada pukul 16.40 WIB dan langsung memobilisasi armada penanganan terdekat menuju lokasi kejadian.

"Setibanya di lokasi pada pukul 16.54 WIB, petugas kami langsung melakukan langkah penanganan, pemadaman, hingga pendinginan secara intensif. Berkat kesiapsiagaan anggota di lapangan serta bantuan warga sekitar, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.49 WIB," terang Imam Ashari. Jumat (7/8/2026)

Berdasarkan keterangan warga setempat, api pertama kali diketahui sudah menyala di dalam kandang dan membakar tumpukan kayu serta material mudah terbakar lainnya. 

"Warga sekitar yang melihat kobaran api sempat bergotong-royong melakukan upaya pemadaman secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi." Katanya.

Imam Ashari menjelaskan, penanganan musibah ini melibatkan dua tim sekaligus dari pos terdekat untuk mencegah perambatan api ke permukiman padat warga di sekitarnya, terlebih kondisi cuaca saat kejadian terpantau cerah dan berangin.

"Kami mengerahkan Armada 05 beserta personel dari Pos Bantu Tanjunganom sebagai tim respon utama, yang kemudian dibantu oleh Armada 07 beserta personel dari Pos Pace. Sinergi ini sangat penting untuk melokalisir titik api agar tidak menjalar ke rumah-rumah warga di sekitarnya," jelas Imam Ashari.

Berkat respons cepat dari warga dan petugas Damkarmat, kobaran api dapat dikendalikan dengan baik. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. 

"Untuk kerugian materiil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 15 juta, sementara penyebab pasti timbulnya api masih dalam proses penyelidikan instansi lain," jelasnya 

Imam Ashari mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya saat hendak meninggalkan rumah atau bangunan dalam keadaan kosong.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu memeriksa lingkungan sekitar, memastikan tidak ada potensi pemicu kebakaran seperti racun nyamuk, pembakaran sampah, atau korsleting listrik sebelum meninggalkan rumah. Apabila terjadi kondisi darurat kebakaran, segera hubungi Call Center Damkarmat Nganjuk agar dapat segera kami tangani," pungkasnya.

Editor : SRTVRedaksi