Wajah Baru PD DMI Nganjuk, Usung Arah Baru, Jadikan Masjid Pusat Peradaban yang Update Zaman

Para Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Nganjuk periode 2025–2030 (Jamal/SRTV)
Para Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Nganjuk periode 2025–2030 (Jamal/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Kepengurusan Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Nganjuk periode 2025–2030 resmi dilantik di Pendopo KRT Sosrokoesoemo Pemkab Nganjuk, Minggu (2/8/2026). Pelantikan ini menghadirkan komposisi pengurus yang memperkuat barisan tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pejabat daerah.

"Masjid merupakan salah satu pusat kegiatan umat Islam, memang dan harus selalu bisa di-update. Artinya, di zaman kekinian ini masjid juga harus bisa mewarnai," ujar Ketua PD DMI Nganjuk terpilih, H. Zainal Abidin Hanif Kamalodin, menyoroti pentingnya penyesuaian fungsi masjid di era modern. Senin (3/8/2026)

Jajaran pembina PD DMI Nganjuk diisi oleh sejumlah figur penting, antara lain Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Kantor Kemenag Nganjuk H. Abdul Rohman, Ketua MUI Nganjuk KH. Ali Mustofa Said, Ketua PCNU Nganjuk KH. Moh. Hasyim Afandi, serta Ketua PDM Nganjuk Juwari. 

Sementara itu, Majelis Mustasyar dipimpin oleh KH. Kharisudin Aqib, dan Majelis Ekonomi Syariah diketuai oleh Moh. Mashuri.

"Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan dan inovasi-inovasi agar masjid tidak kehilangan fungsinya dan tetap digemari oleh masyarakat," tegas Hanif Kamalodin mengenai fokus program kerja kepengurusan baru tersebut.

Di jajaran Pimpinan Harian, Hanif Kamalodin didampingi oleh tiga Wakil Ketua, yaitu H. Atim Swasono, Mahrus Thohir, dan Zainal Musthofa. 

Posisi Sekretaris dijabat oleh Mudiono dengan dua Wakil Sekretaris, Muh. Ariful Ibad dan Mohammad Al Amin. Sedangkan posisi Bendahara dipercayakan kepada Adi Marsono, didampingi Syaifudin sebagai Wakil Bendahara I dan Sunaryo sebagai Wakil Bendahara II.

Guna mengoptimalkan fungsi organisasi, PD DMI Nganjuk juga membawahi delapan bidang strategis, meliputi Pemberdayaan Organisasi, Pendidikan dan SDM, Sarana Hukum dan Wakaf, Dakwah dan Pengkajian, Kesehatan Lingkungan Hidup, Kepemudaan, Pengembangan Ekonomi Umat dan Iptek, serta Biro Pengembangan Potensi Muslimah dan Anak.

Editor : SRTVRedaksi