227 Selamat dan 5 Meninggal Berhasil Dievakuasi Sembilan Kapal

Petugas gabungan dan kapal penolong melakukan proses evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Utara Sumenep, Madura (Istimewa/SRTV)
Petugas gabungan dan kapal penolong melakukan proses evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Utara Sumenep, Madura (Istimewa/SRTV)

SUMENEP, SRTV.CO.ID — Proses evakuasi korban kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, terus menunjukkan perkembangan signifikan hingga Jumat sore pukul 17.00 WIB.

Sebanyak 232 penumpang dan kru berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan serta sejumlah kapal melintas yang merapat ke lokasi kejadian.

"Hingga pukul 17.00 WIB, total korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 232 orang. Rinciannya, 227 penumpang ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 5 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia (MD)," tegas Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit.

Insiden berdarah di laut ini bermula saat Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya menerima laporan darurat pada pagi hari dari Syahbandar Tanjung Perak dan pihak PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).

Kapal rute Surabaya–Makassar yang mengangkut sekitar 250 orang tersebut dilaporkan terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB, sebelum akhirnya kontak dengan nahkoda terputus.

"Informasi awal dari pihak operator kapal menyebutkan bahwa nahkoda sempat melaporkan adanya kobaran api di bagian kapal. Namun, tak lama setelah memberikan kabar tersebut, sambungan telepon dengan nahkoda tidak dapat dihubungi kembali," ujar Nanang Sigit membeberkan kronologi awal kejadian.

Situasi di lokasi kejadian sempat mencekam ketika kondisi kapal hampir terbakar habis dan ratusan penumpang berdesakan di area anjungan serta haluan kapal untuk menyelamatkan diri.

Beberapa penumpang bahkan terpaksa melompat ke laut demi menghindari kobaran api yang kian membesar. Akses penyelamatan cepat terbantu berkat aksi tanggap armada kapal yang melintas di sekitar perairan Sapudi.

"Proses evakuasi korban dilakukan secara bergotong-royong oleh sembilan kapal yang berada di sekitar perairan utara Pulau Buruan Sapudi. Kapal Meratus Pematang Siantar berhasil mengevakuasi korban terbanyak, yaitu 109 orang selamat dan 2 orang meninggal dunia. Sementara TB Hasnur 26 menyelematkan 65 orang dan 1 meninggal dunia," jelas Nanang Sigit merinci keterlibatan armada penolong.

Selain kedua kapal tersebut, proses penyelamatan juga dibantu oleh Transco Arafura (17 selamat), Meratus Project 3 (13 selamat, 1 MD), Prakarsa Mas (7 selamat), SC Aila XVII (7 selamat), Selaras Mas (7 selamat), British Mentor (2 selamat), serta Icon Daniel yang mengevakuasi 1 korban meninggal dunia.

"Operasi SAR terus dimaksimalkan dengan mengerahkan KN SAR 249 Permadi, tim rescuer Kantor SAR Surabaya, serta RIB 01 Sumenep. Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan Syahbandar Surabaya, VTS Surabaya, SROP Kalianget, dan KSOP Kalianget untuk memastikan seluruh korban dapat terevakuasi dengan baik," tutup Nanang Sigit.

Editor : SRTVRedaksi