Terseret Pusaran Dugaan Korupsi FS Bendungan Margopatut, Sekda Nganjuk Malah Asyik Nyanyi Bareng Biduan

Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk, Nur Solekan, saat terekam bernyanyi bersama seorang biduan dalam sebuah kegiatan Kantor Diskominfo Kabupaten Nganjuk (SRTV)
Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk, Nur Solekan, saat terekam bernyanyi bersama seorang biduan dalam sebuah kegiatan Kantor Diskominfo Kabupaten Nganjuk (SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, mendadak jadi sorotan publik. Di tengah bergulirnya penyidikan dugaan kasus korupsi Feasibility Study (FS) Bendungan Margopatut yang menyeret namanya, Nur Solekan justru kedapatan terekam bersuka ria dan bernyanyi bersama seorang biduan.

Momen tersebut terjadi dalam sebuah acara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk pada Rabu (22/7/2026). 

Dalam video atau momen yang beredar, Sekda Nganjuk terlihat santai menikmati alunan musik sambil mendendangkan lagu di samping sang biduan.

Aksi ini menuai sorotan publik lantaran dianggap ironis. Sebab, beberapa hari sebelumnya, Nur Solekan harus berurusan dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan rasuah proyek Bendungan Margopatut. 

Pemeriksaan terhadap Nur Solekan berlangsung pada Senin (6/7/2026) lalu. 

Kasi Intelijen Kejari Nganjuk, Koko Roby Yahya, mengonfirmasi bahwa pemanggilan Sekda dilakukan setelah tim penyidik melakukan penggeledahan di Kantor Bappeda Kabupaten Nganjuk.

"Statusnya masih sebagai saksi. Ini panggilan pertama dan yang bersangkutan langsung hadir," terang Koko kepada media, Rabu (8/7/2026).

Koko menjelaskan bahwa penanganan perkara ini telah resmi dinaikkan ke tahap penyidikan. Pihaknya kini tengah mengumpulkan alat bukti lengkap serta menunggu hasil penghitungan kerugian keuangan negara sebelum menetapkan tersangka.

"Perkara ini sudah masuk tahap penyidikan dan tentu akan ada penetapan tersangka. Tetapi kami tidak terburu-buru karena masih harus menunggu melengkapi alat bukti dan menunggu hasil penghitungan kerugian negara," tegas Koko.

Meski penetapan tersangka kian memanas dan bayang-bayang kasus korupsi tengah membelit birokrasi Nganjuk, sikap santai Sekda yang terekam asyik bernyanyi bersama biduan di instansi pemerintahan ini tak pelak memantik beragam komentar negatif dari masyarakat.

Editor : SRTVRedaksi