Tak Hanya Insentif, Guru Ngaji di Nganjuk Kini Dijamin BPJS Ketenagakerjaan

Rona bahagia para guru ngaji dan penghafal Al-Qur'an (Huffazh) usai menghadiri Apel Pembinaan bersama Bupati Marhaen di Stadion Anjuk Ladang (Istimewa/SRTV)
Rona bahagia para guru ngaji dan penghafal Al-Qur'an (Huffazh) usai menghadiri Apel Pembinaan bersama Bupati Marhaen di Stadion Anjuk Ladang (Istimewa/SRTV)

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Deru riuh dan gurat bahagia tak mampu disembunyikan dari wajah ribuan guru mengaji yang memadati Stadion Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (27/6/2026). 

Di antara 8.089 pendidik keagamaan yang hadir dalam Apel Pembinaan dan Penyerahan Insentif Guru TPQ/TPA serta Huffazh sore itu, ada Alfi Atus Saidah. 

Langkah kaki guru TPQ asal Kecamatan Sawahan ini terasa lebih ringan, membawa pulang secercah perhatian yang sudah lama dinanti.

Bagi Alfi, hari ini bukan sekadar tentang menerima amplop insentif, melainkan tentang sebuah pengakuan. 

Pemerintah Kabupaten Nganjuk tidak hanya memberikan stimulus finansial, tetapi juga menyertakan jaminan perlindungan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa ini.

"Alhamdulillah kami bersyukur banget hari ini bisa hadir di stadion dan alhamdulillah kami diberikan insentif," ujar Alfi dengan mata berbinar.

Uang tunai sebesar Rp1 juta kini ada di tangannya. Bagi sebagian orang angka ini mungkin biasa, namun bagi para guru TPQ yang setiap hari dengan sabar mengeja alif, ba, ta bersama anak-anak di pelosok desa, insentif ini adalah bahan bakar penyemangat yang sangat berarti untuk menunjang aktivitas mulia mereka.

"Alhamdulillah, semoga ke depan bisa naik," harapnya sambil tersenyum simpul, menyiratkan doa bagi kesejahteraan rekan-rekan seprofesinya.

Lebih dari sekadar nominal, rasa tenang kini bersemayam di hati Alfi dan ribuan guru ngaji lainnya. Keputusan Pemkab Nganjuk memfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan dipandang sebagai langkah nyata bahwa pemerintah daerah hadir dan menganggap penting keringat para penjaga moral generasi bangsa.

"Senang sekali guru TPQ juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan. Ini menjadi bukti kami diakui dan mendapat perlindungan dari pemerintah," ungkap Alfi menutup perbincangan.

Melalui momentum di Stadion Anjuk Ladang ini, Pemkab Nganjuk seolah menitipkan pesan kuat: bahwa di balik pembangunan fisik kota, ada karakter dan akhlak anak-anak muda yang harus tetap dijaga dan para guru TPQ inilah fondasi utamanya.

Editor : SRTVRedaksi