NGANJUK, SRTV.CO.ID – Langkah taktis Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam menertibkan estetika kota lewat Gerakan Gotong Royong Perapian Kabel mendapat acungan jempol dari pihak legislatif.
Program besutan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) ini dinilai krusial demi mewujudkan wajah kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi warga.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Nganjuk, Puguh Wicaksono, memberikan dukungan penuh saat meninjau langsung aksi penataan tersebut di lapangan.
"Ini merupakan langkah yang sangat baik. Selain melakukan penertiban, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penataan lingkungan agar Nganjuk semakin indah dan nyaman,” ujar Puguh, Jumat (19/6/2026).
Program yang rencananya digelar secara rutin ini menggalang sinergi erat dengan seluruh penyedia layanan internet (ISP) yang beroperasi di wilayah Nganjuk.
Untuk tahap awal, fokus sterilisasi dan penataan visual menyasar jalur-jalur protokol strategis, mulai dari Jalan Diponegoro, Jalan Kartini, hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto.
Di sela-sela peninjauan, legislator dari Partai Demokrat tersebut sempat melontarkan sentilan menggelitik namun menohok kepada para pengusaha provider.
"Saya tahu di ISP itu ada divisi namanya ‘Divisi Pasang Baru’, tapi tidak ada ‘Divisi Cabut Lama’,” seloroh politikus Demokrat tersebut.
Menurut Puguh, menumpuknya kabel mati di tiang-tiang telekomunikasi terjadi karena pengabaian kabel milik mantan pelanggan yang tidak lagi aktif.
Hal inilah yang memicu pemandangan semrawut di berbagai sudut kota seiring dengan menjamurnya penyedia jasa internet baru.
Pihaknya menekankan pentingnya regulasi dan kesadaran bersama agar pertumbuhan infrastruktur digital tidak mengorbankan keindahan tata ruang daerah.
"Teknologi semakin meningkat, kebutuhan internet semakin banyak, ISP juga makin banyak. Karena itu mulai sekarang harus kita tata bersama agar Nganjuk ke depan tidak semakin semrawut, tetapi semakin baik,” tegasnya.
Melalui gerakan gotong royong ini, DPRD berharap lahirnya komitmen jangka panjang yang saling menguntungkan (win-win solution) antara regulasi daerah dan iklim investasi digital.
Tata ruang yang rapi dinilai tidak akan menghambat bisnis, melainkan justru meningkatkan kualitas layanan ke masyarakat.
Ia optimis bahwa kolaborasi ini akan membawa dampak positif bagi semua pihak yang terlibat.
“Intinya begini, konsumen puas, pemerintah daerah puas, investor juga tetap berjalan. Kita mulai bersama-sama untuk membuat Nganjuk lebih bagus lagi,” pungkas Puguh.
Editor : SRTVRedaksi