Jadi "Jujukan" Daerah Lain, Sekolah Rakyat Kota Blitar Bakal Tampung Ratusan Siswa

Pembangunan Sekolah Rakyat di Blitar yang terus dikebut (Aziz, SRTV)
Pembangunan Sekolah Rakyat di Blitar yang terus dikebut (Aziz, SRTV)

BLITAR, SRTV.CO.ID – Operasionalisasi Sekolah Rakyat (SR) di Kota Blitar kini tinggal menunggu penyelesaian tahap akhir pembangunan gedung. Di tengah persiapan yang terus dikebut, kepastian mengenai kuota siswa yang akan menimba ilmu di sekolah berkonsep khusus ini mulai menemui titik terang. Tak tanggung-tanggung, kapasitas yang disediakan siap menampung ratusan pelajar.

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar, Eka Atikah, sebanyak 270 siswa itu bukan hanya berasal dari warga Blitar Raya, melainkan juga berasal dari luar daerah seperti Kota Batu dan Malang.

"Iya, selain dari Blitar ada juga siswa dari luar daerah. Karena memang juga bisa menampung siswa dari luar Blitar,” katanya, Kamis (4/6/2026).

Meski membuka pintu bagi pelajar dari luar daerah, pihak Dinsos menegaskan bahwa status kepesertaan mereka tidak bersifat permanen. Keberadaan siswa luar daerah ini merupakan bentuk kolaborasi antardaerah demi memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi selama fasilitas di kota asal mereka belum rampung.

Dia mengatakan siswa dari luar Blitar itu statusnya hanyalah sementara saja, artinya tidak serta merta berlangsung lama. Ketika nanti SR di kota asal siswa kelar, mereka bakal kembali seperti semula. Skenario ini terjadi karena progres pembangunan SR di Kota Blitar berjalan lebih cepat dibanding daerah tetangga.

"Seperti siswa asal Kota Batu menghuni sementara di SR Kota Blitar. Karena saat ini baik di Batu maupun Kota Malang, pembangunan SR masih berlangsung dan progressnya kalah cepat dengan Kota Blitar, nantinya sementara berada di Kota Blitar," jelas Eka.

Rencananya, jumlah siswa dari luar Blitar yang sementara sekolah di Kota Blitar mencapai puluhan, dengan perkiraan sekitar 90 siswa untuk jenjang SMP berasal dari Kota Batu, sementara dari Kota Malang sekitar 60 siswa. Nantinya, mereka bakal berbaur dan belajar bersama dengan siswa asli asal Kota Blitar.

Sebagai gambaran, SR di Kota Batu saat ini statusnya masih rintisan. Meski kegiatan belajar mengajar sudah berjalan, pembangunan fisik gedung sekolah di sana masih terus berproses, sehingga penitipan siswa ke Kota Blitar menjadi solusi paling logis saat ini.

Editor : SRTVRedaksi