Aroma Dampit dan Gayo di Pelataran Swalayan, Menyeruput Budaya Ngopi Pagi ala Tuban

Fahmi sedang meracik kopi di gerai Esok Kopi, pelataran swalayan Tuban menghadirkan aroma khas biji Dampit dan Gayo dengan konsep harga kaki lima rasa bintang lima. (SRTV)
Fahmi sedang meracik kopi di gerai Esok Kopi, pelataran swalayan Tuban menghadirkan aroma khas biji Dampit dan Gayo dengan konsep harga kaki lima rasa bintang lima. (SRTV)

TUBAN, SRTV.CO.ID - Pagi baru saja merekah di Kabupaten Tuban, namun riuh rendah aktivitas sudah mulai terasa di sebelah Gedung Graha Ariyo Tejo RSUD dr. R. Koesma. 

Di salah satu sudut halaman swalayan, sebuah gerai kopi sederhana tampak sibuk. Kepulan asap tipis beraroma magis menguar, memikat siapapun yang lewat untuk singgah sejenak sebelum memulai rutinitas. 

Ini adalah "Esok Kopi", sebuah oase kecil bagi para pemburu kafein pagi hari.

"Budaya ngopi pagi di Tuban ini sebenarnya lebih ramai ketimbang malam hari," ujar Fahmi, pemilik gerai Esok Kopi, saat berbincang hangat pada Selasa (2/6/2026).

Pria asli Kediri Kota ini jeli melihat peluang tersebut. Di saat banyak orang mengaitkan kopi dengan nongkrong malam hari, Fahmi justru menjemput rezeki di kala matahari baru terbit. 

Dengan ramah, tangannya begitu cekatan mengoperasikan mesin press espresso dan grinder penggilas biji kopi, menyiapkan pesanan demi pesanan pelanggan yang datang silih berganti.

Langkah Fahmi membuka gerai di tempat ini terbukti tepat. Sudah dua tahun lamanya ia konsisten menyajikan kesegaran hitam di pelataran swalayan tersebut. 

Rahasia eksistensinya ternyata ada pada kedisiplinan rasa dan kualitas bahan baku yang tidak main-main. 

Fahmi mendatangkan langsung biji kopi pilihan dari dua daerah penghasil kopi tersohor di Indonesia. Dampit dan Gayo.

"Untuk menu kopi campuran susu cair, tiap gelas selalu kami timbang dengan saksama agar rasanya tetap konsisten, tidak berubah," ungkap Fahmi membocorkan rahasia dapur gerainya.

Ketelitian inilah yang membuat Esok Kopi memiliki pelanggan setia. Meski mengusung konsep kaki lima dengan harga yang sangat ramah di kantong, Fahmi tidak mau berkompromi soal kualitas. 

Racikan kopinya boleh diadu dengan kafe-kafe modern. Istilahnya, harga kaki lima, rasa bintang lima. 

Menariknya lagi, gerai ini juga menawarkan ragam variasi menu yang diibaratkan seperti "beragam tarian", memberikan banyak pilihan berdansa bagi lidah para pencinta kopi.

Bagi Anda yang ingin mencicipi sensasi ngopi pagi di sini, gerai Esok Kopi siap menyambut mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.00 sore. 

Namun, pastikan Anda tidak datang di hari Minggu atau tanggal merah, karena gerai ini memilih tutup untuk beristirahat. 

Kapan lagi menikmati secangkir kopi berkualitas bintang lima untuk menyuntik semangat pagi Anda di Tuban

Editor : SRTVRedaksi