oleh

KPU Gelar Debat Pamungkas Pilbup Kediri 2020

 

srtv.co.id Kediri | Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim mengungkapkan, Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik menjadi tema Debat Publik Ketiga, Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Wakil Bupati Kediri tahun 2020 yang digelar KPU Kabupaten Kediri, Selasa (1/12/2020). Foto : KPU Kabupaten Kediri

Debat ketiga ini berlangsung di Hotel Insumo Palace, berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo di wilayah Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota, Kota Kediri pada Selasa (1/12/2020), dimulai pukul 19.00 WIB serta disiarkan secara langsung (live) di empat stasiun televisi dan sejumlah akun sosial media.

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri tahun 2020 hanya terdapat pasangan calon (paslon) tunggal yakni calon bupati (cabup) Hanindhito Himawan Pramono (Mas Dhito) dan calon wakil bupati (cawabup) Dewi Mariya Ulfa (Mbak Dewi).

Nanang menjelaskan, sub tema debat ketiga ini diantaranya, Kebijakan Bidang Hubungan Lembaga Vertikal dan Lembaga Horizontal. Kebijakan Bidang Manajemen Pemerintahan Efektif, Efisien, Akuntabel dan Transparan.

Kebijakan Bidang Pencegahan Korupsi. Kebijakan Bidang Manajemen dan Sistem Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemerintahan. Kebijakan Bidang Pelayanan Publik dan Implementasinya. Kebijakan Bidang Manajemen Organisasi Pemerintahan Daerah.

Sedangkan tim panelisnya, KPU Kabupaten Kediri menghadirkan, Dian Fericha (Akademisi), Kukuh Budi Mulya (Akademisi), Muflihul Hadi (Ombudsman RI Perwakilan Jatim), Iskandar Tsani (Akademisi), Yana S Hijri (Akademisi).

Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi dalam sambutannya mengatakan, “Saya atas nama KPU Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kediri, karena pada hari ini sampai detik ini pelaksanaaan tahapan pemilihan berjalan dengan baik dan lancar, ini merupakan salah satu indikator untuk suksesnya pemilihan menuju 9 Desember 2020.”

“Untuk itu izinkan kami untuk menyampaikan salam terbaik kepada seluruh tokoh agama, seluruh tokoh masyarakat, pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Kediri, LSM, kawan-kawan media, para petani, pedagang dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kediri yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu,” lanjutnya.

Ninik menyebutkan, “Panjenengan semua adalah salah satu pelaku sejarah untuk ikut serta dalam kesuksesan pemilihan bupati tahun 2020.”

“Malam ini adalah debat publik yang ketiga, disebut juga sebagai debat pamungkas karena ini yang terakhir, nah ini sesuai dengan PKPU nomor 4 tahun 2017 tentang kampanye,” urainya.

Ninik menuturkan, “Debat ini sebagai sarana masyarakat untuk lebih tahu terkait dengan visi misi pasangan calon yang nantinya bisa dijadikan pertimbangan masyarakat Kabupaten Kediri dalam menentukan pilihan.”

“Kesuksesan dan keberhasilan pemilihan bupati ini adalah tanggung jawab kita bersama, untuk itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri untuk hadir di TPS (Tempat Pemungutan Suara), jangan golput apapun pilihannya tentukan dengan sebaik-baiknya,” imbuh Ninik.

Perlu diketahui, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri akan diselenggarakan pada Rabu (9/12/2020), hingga berita ini ditayangkan, Debat Publik Ketiga Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri tahun 2020 masih berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan dapat diakses LIVE via link Video :

Youtube KPU Kabupaten Kediri.

Selain itu, KPU Kabupaten Kediri juga menyediakan layar lebar di area hotel tepatnya di halaman belakang untuk para media dan pendukung paslon Bupati dan Wakil Bupati Kediri 2020. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed